Crossfire Diumumkan, Tactical Action Adventure Sinematik dari That’s No Moon dan Smilegate
Crossfire resmi diumumkan oleh That’s No Moon Entertainment dalam ajang Summer Game Fest 2026. Game ini menjadi debut besar studio tersebut dan dikembangkan bersama Smilegate, pemilik franchise Crossfire yang sudah dikenal luas sebagai seri shooter global.
Berbeda dari Crossfire klasik yang identik dengan multiplayer FPS, game baru ini mengambil arah single-player story-driven third-person tactical action-adventure. Fokus utamanya ada pada cerita sinematik, stealth combat realistis, dan sistem cover baru bernama Adaptive Cover.
Pemain akan mengikuti kisah Layla dan Cross, dua operator yang berada di pihak berlawanan, tetapi harus membentuk aliansi rapuh demi bertahan hidup dari ancaman yang lebih besar.
Ringkasan Cepat
- Game: Crossfire
- Developer: That’s No Moon Entertainment
- Kolaborasi: Smilegate
- Publisher Steam: Team K1
- Status: resmi diumumkan
- Event pengumuman: Summer Game Fest 2026
- Platform: PlayStation 5, Xbox Series X|S, PC via Steam dan Epic Games Store
- Tanggal rilis: belum diumumkan
- Genre: third-person tactical action-adventure, cinematic thriller, stealth, shooter
- Mode: single-player
- Karakter utama: Layla dan Cross
- Pemeran Layla: Claudia Doumit
- Pemeran Cross: Ricky Whittle
- Fitur utama: Adaptive Cover, stealth combat, tactical movement, cinematic storytelling
- Setting utama: Atlas Mountains
- Bahasa Indonesia: belum didukung di halaman Steam
- Notice konten: frequent violence dan general mature content
Trailer dan Halaman Steam Resmi
Crossfire Berubah Jadi Pengalaman Single-Player Sinematik
Crossfire versi baru ini mengambil arah yang cukup berbeda dari identitas franchise sebelumnya. That’s No Moon tidak membuat game multiplayer kompetitif, tetapi membangun pengalaman single-player yang berfokus pada karakter, cerita, dan ketegangan taktis.
Ceritanya mengikuti Layla, seorang gun-for-hire yang menjalankan kontrak reconnaissance di Atlas Mountains. Situasi berubah menjadi perjuangan bertahan hidup ketika misi tersebut berkembang menjadi ancaman yang tidak bisa ia hadapi sendirian.
Di sisi lain, Cross adalah operator lawan yang terlatih dan mematikan. Keduanya tidak saling percaya, tetapi keadaan memaksa mereka bekerja sama dalam aliansi sementara yang rapuh.
Adaptive Cover Jadi Sistem Utama
Salah satu fitur paling penting dari Crossfire adalah Adaptive Cover. Sistem ini memungkinkan karakter menyesuaikan posisi dan postur secara dinamis berdasarkan bentuk medan, posisi musuh, dan kondisi sekitar.
Dengan pendekatan ini, cover tidak lagi terasa seperti kotak atau tembok yang sengaja diletakkan untuk arena tembak-menembak. Pemain bisa memakai lingkungan sebagai alat taktis untuk menyelinap, berpindah posisi, melakukan flank, dan mengakali musuh.
Fitur ini membuat Crossfire terasa ingin membawa genre cover-based shooter ke arah yang lebih realistis dan organik.
Combat Taktis dengan Tekanan Tinggi
Crossfire tidak terlihat seperti shooter yang mendorong pemain untuk terus maju tanpa berpikir. Game ini menekankan high tension combat, di mana satu peluru bisa menjadi ancaman serius.
Pemain harus membaca situasi, memanfaatkan terrain, memilih kapan harus stealth, kapan harus menyerang, dan kapan harus berpindah posisi. Dengan sumber daya yang terbatas dan musuh yang mematikan, pendekatan taktis menjadi bagian penting dari pengalaman bermain.
Nuansa ini membuat Crossfire lebih dekat ke thriller sinematik yang menuntut keputusan cepat, bukan sekadar aksi tembak-menembak besar tanpa konsekuensi.
Layla dan Cross Jadi Pusat Cerita
Hubungan antara Layla dan Cross menjadi fondasi utama cerita. Mereka berasal dari sisi yang berlawanan, punya ideologi berbeda, dan tidak berada dalam kondisi yang mudah untuk saling percaya.
Namun, ancaman besar yang mereka hadapi membuat keduanya harus membangun kerja sama sementara. Dinamika seperti ini memberi ruang untuk drama karakter, konflik batin, dan momen sinematik yang lebih kuat.
Kehadiran Claudia Doumit sebagai Layla dan Ricky Whittle sebagai Cross juga memperkuat kesan bahwa game ini ingin tampil sebagai pengalaman naratif dengan kualitas performa akting yang serius.
Kenapa Crossfire Menarik?
Ada beberapa alasan kenapa Crossfire versi baru ini layak dipantau oleh penggemar action-adventure sinematik.
1) Arah baru untuk franchise Crossfire
Game ini membawa nama Crossfire ke format single-player tactical action, bukan multiplayer FPS biasa.
2) Dikembangkan oleh studio berisi veteran AAA
That’s No Moon dikenal sebagai studio yang diisi banyak talenta berpengalaman dari proyek game sinematik besar.
3) Adaptive Cover terlihat menjanjikan
Sistem cover dinamis bisa membuat pertempuran terasa lebih natural, realistis, dan tidak kaku.
4) Fokus pada cerita dan karakter
Layla dan Cross menjadi pusat cerita, dengan hubungan penuh ketegangan yang bisa memberi bobot emosional.
5) Cocok untuk fans tactical thriller
Stealth, survival, combat mematikan, dan setting Atlas Mountains memberi game ini rasa thriller militer yang kuat.
Info Rilis
Untuk saat ini, informasi penting yang sudah diketahui adalah:
- Crossfire resmi diumumkan di Summer Game Fest 2026
- game ini dikembangkan oleh That’s No Moon Entertainment
- proyek ini dibuat bersama Smilegate
- halaman Steam mencantumkan Team K1 sebagai publisher
- game akan hadir untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC
- versi PC tersedia melalui Steam dan Epic Games Store
- tanggal rilis spesifik belum diumumkan
- game ini berfokus pada pengalaman single-player
- gameplay menggabungkan stealth, tactical combat, dan cover-based shooting
- fitur utama yang diperkenalkan adalah Adaptive Cover
- halaman Steam sudah tersedia untuk wishlist
Penutup
Crossfire menjadi pengumuman menarik karena membawa franchise shooter besar ke arah yang lebih sinematik dan taktis. Dengan That’s No Moon sebagai developer, cerita Layla dan Cross, serta sistem Adaptive Cover, game ini terlihat ingin menawarkan pengalaman action-adventure yang lebih serius dan penuh tekanan.
Bagi pemain yang menyukai game single-player story-driven, stealth combat, dan tactical shooter dengan presentasi sinematik, Crossfire layak masuk daftar pantauan sambil menunggu detail rilis berikutnya.