KILL BLUE Rilis Video Opening dan Ending Tanpa Kredit, aespa Bawakan “ATTITUDE” dan RIIZE Hadir lewat “KILL SHOT”
Anime KILL BLUE resmi merilis versi creditless opening dan creditless ending untuk memperlihatkan rangkaian pembuka serta penutupnya tanpa teks kredit. Rilisan ini langsung menarik perhatian karena dua lagu temanya dibawakan oleh nama besar dari industri musik Korea: aespa untuk opening dan RIIZE untuk ending.
Opening anime ini memakai lagu “ATTITUDE” dari aespa, sementara ending-nya menggunakan lagu “KILL SHOT” dari RIIZE. Kombinasi dua grup populer tersebut membuat KILL BLUE tidak hanya kuat dari sisi adaptasi manga dan premis action-comedy, tetapi juga punya daya tarik musik yang cukup besar untuk menarik perhatian penonton anime dan penggemar musik sekaligus.
Yang membuat perilisan video tanpa kredit ini menarik adalah kesempatan untuk melihat detail animasi OP dan ED dengan lebih bersih. Tanpa teks nama staf dan cast yang menutupi layar, penonton bisa lebih fokus pada arah visual, gerakan karakter, tone cerita, dan energi musik yang dibawa masing-masing sequence.
Kalau kamu mengikuti KILL BLUE, artikel ini bakal bantu kamu:
- ngerti detail perilisan creditless opening dan ending
- tahu lagu opening dan ending yang digunakan
- mengenal premis utama anime KILL BLUE
- melihat kenapa adaptasi ini cukup menarik untuk diikuti musim ini
Ringkasan Cepat
- Anime: KILL BLUE
- Sumber asli: manga karya Tadatoshi Fujimaki
- Format baru: creditless opening dan creditless ending
- Opening theme: “ATTITUDE” oleh aespa
- Ending theme: “KILL SHOT” oleh RIIZE
- Studio animasi: Studio CUE
- Tokoh utama: Jūzō Ōgami
- Premis utama: pembunuh bayaran legendaris berubah menjadi anak SMP dan harus menyusup ke sekolah
- Streaming Amerika Utara: Netflix, Crunchyroll, Amazon Prime Video, Rakuten Viki, Plex, It’s Anime FAST Channel, dan It’s Anime di YouTube
Video Opening dan Ending
Opening “ATTITUDE” dari aespa Bawa Energi Cepat
Opening KILL BLUE langsung terasa kuat karena memakai lagu “ATTITUDE” dari aespa. Pilihan lagu ini cocok dengan karakter utama anime yang hidupnya penuh aksi, penyamaran, dan situasi absurd setelah berubah dari pembunuh bayaran dewasa menjadi anak SMP.
Creditless opening membuat visualnya terasa lebih jelas. Penonton bisa menangkap:
- dinamika action yang cepat
- nuansa sekolah yang kontras dengan dunia assassin
- karakter-karakter utama yang diperkenalkan secara ringkas
- serta energi komedi dan bahaya yang berjalan bersamaan
Dengan lagu dari aespa, opening ini terasa punya daya dorong yang kuat dan mudah menarik perhatian sejak detik awal.
Ending “KILL SHOT” dari RIIZE Tampil Lebih Stylish
Sementara itu, ending KILL BLUE memakai lagu “KILL SHOT” dari RIIZE. Dari judulnya saja, lagu ini sudah terasa sangat cocok dengan identitas anime yang berpusat pada dunia pembunuh bayaran, tetapi tetap dibalut dengan komedi sekolah.
Ending biasanya punya ruang untuk memperlihatkan sisi karakter yang lebih santai atau lebih stylish, dan versi creditless membuat penonton bisa menikmati arah visualnya tanpa gangguan teks. Lagu RIIZE memberi warna yang berbeda dari opening, membuat penutup episode terasa tetap berenergi tetapi tidak sepenuhnya sama dengan ledakan awal dari OP.
Kombinasi aespa dan RIIZE membuat musik anime ini terasa cukup kuat untuk dibicarakan terpisah dari ceritanya.
Visual Utama Anime

Tentang Cerita KILL BLUE
KILL BLUE mengikuti kisah Jūzō Ōgami, seorang pembunuh bayaran legendaris berusia 39 tahun yang dikenal tidak pernah gagal menjalankan misi. Namun, setelah menyelesaikan sebuah tugas besar, ia tersengat tawon misterius dan mendadak berubah menjadi anak berusia 13 tahun.
Masalahnya tidak berhenti di situ. Dalam tubuh barunya, Jūzō justru mendapat misi baru: menyusup ke sekolah menengah.
Premis ini langsung menjadi sumber komedi sekaligus konflik utama. Seorang assassin dewasa yang sudah terbiasa hidup dalam dunia kriminal harus menghadapi keseharian sekolah, teman sekelas, aturan remaja, dan ancaman dari dunia lamanya yang tetap mengejar.
Action dan Komedi Sekolah Jadi Kombinasi Utama
Daya tarik KILL BLUE ada pada benturan dua dunia yang sangat berbeda:
- dunia assassin yang keras dan berbahaya
- kehidupan sekolah yang penuh interaksi remaja dan kekacauan sehari-hari
Karena Jūzō masih memiliki pengalaman sebagai pembunuh bayaran profesional, banyak situasi sekolah yang sebenarnya normal bisa terasa absurd dari sudut pandangnya. Di sisi lain, tubuhnya yang kini menjadi anak SMP membuat ia tidak bisa menyelesaikan semua hal dengan cara lama.
Kombinasi ini memberi ruang untuk:
- komedi fisik
- aksi cepat
- penyamaran
- konflik identitas
- dan dinamika karakter yang cukup unik
Staf Utama Anime
Anime KILL BLUE dikerjakan oleh Studio CUE dengan jajaran staf utama berikut:
- Animation Supervisor / Script Writer: Hiro Kaburagi
- Animation Director: Yasunori Ide
- Character Design: Miho Daidoji
- Art Director: Taketo Gonpei
- Color Setting: Shiho Suzuki dan Yoshinori Horikawa
- Director of Photography: Shinya Matsui
- Editing: Daisuke Imai
- Music: Ryo Konishi
- Sound Director: Shoji Hata
- Animation Production: Studio CUE
Nama-nama ini memperlihatkan bahwa adaptasi KILL BLUE tidak hanya mengandalkan premis manga, tetapi juga mencoba membangun presentasi anime yang kuat dari sisi visual, musik, dan ritme komedinya.
Cast Utama
Beberapa pengisi suara utama yang terlibat dalam anime ini antara lain:
- Yuko Sanpei sebagai Jūzō Ōgami
- Fuka Izumi sebagai Noren Mitsuoka
- Shuichiro Umeda sebagai Kotatsu Nekota
- Daisuke Sakuma sebagai Shin Kohazame
- Takeo Otsuka sebagai Tenma Tendo
- Shoya Chiba sebagai Kazuma Rindou
- Yoshiki Nakajima sebagai Eiji Rindou
- Atsumi Tanezaki sebagai Chisato Shiraishi
- Yumi Uchiyama sebagai Eri Wanibuchi
- Shunsuke Takeuchi sebagai Jūzō Ōgami versi dewasa
Kehadiran dua versi Jūzō menjadi bagian penting karena cerita memang bertumpu pada kontras antara identitas dewasa sang pembunuh bayaran dan tubuh anak SMP yang kini ia miliki.
Kenapa Creditless OP dan ED Ini Menarik?
Ada beberapa alasan kenapa perilisan video tanpa kredit ini cukup menarik.
1) Bisa menikmati animasi lebih bersih
Tanpa teks kredit, detail visual opening dan ending lebih mudah diperhatikan.
2) Lagu temanya dibawakan nama besar
aespa dan RIIZE memberi daya tarik musik yang kuat di luar komunitas anime.
3) Visualnya memperkuat identitas seri
Opening dan ending membantu memperlihatkan campuran action, komedi, dan kehidupan sekolah.
4) Cocok untuk promosi anime
Video creditless seperti ini biasanya mudah dibagikan dan membantu menarik penonton baru.
5) Mempertegas tone KILL BLUE
Anime ini tidak hanya serius soal aksi, tetapi juga punya sisi ringan, stylish, dan absurd.
Info Streaming
Untuk wilayah Amerika Utara, KILL BLUE tersedia melalui beberapa platform besar, termasuk:
- Netflix
- Crunchyroll
- Amazon Prime Video
- Rakuten Viki
- Plex
- It’s Anime FAST Channel
- It’s Anime di YouTube
Kehadiran di banyak platform membuat anime ini punya jangkauan distribusi yang cukup luas, terutama untuk penonton yang ingin mengikuti episode barunya secara legal.
Penutup
Perilisan creditless opening dan creditless ending untuk KILL BLUE menjadi tambahan promosi yang cukup kuat untuk anime ini. Dengan opening “ATTITUDE” dari aespa dan ending “KILL SHOT” dari RIIZE, adaptasi ini punya identitas musik yang langsung menonjol.
Di sisi cerita, premis pembunuh bayaran legendaris yang berubah menjadi anak SMP tetap menjadi hook utama yang mudah diingat. Jika anime ini mampu menjaga keseimbangan antara aksi, komedi sekolah, dan perkembangan karakter Jūzō, KILL BLUE berpotensi menjadi salah satu adaptasi action-comedy yang menarik untuk terus diikuti.
- AnimeTV — KILL BLUE Anime Shares Creditless Opening and Ending Videos
- Anime Corner — KILL BLUE Reveals Creditless Ending Video Featuring ED by RIIZE
- Crunchyroll News — KILL BLUE Anime Takes Aim in Creditless Opening Video
- Crunchyroll News — KILL BLUE Anime Takes Its Shot in Creditless Ending Video
- KILL BLUE Official X