RYGAMES
Tersimpan

Shift Up Jelaskan Desain Evie di Stellar Blade: Blood Rain, Protagonis Baru Dibuat Lebih Muda dan Punya Karakter Lebih Kuat

Ringkasan: Stellar Blade: Blood Rain kembali menjadi pembicaraan setelah Shift Up menjelaskan alasan di balik desain protagonis barunya, Evie. Karakter ini diperkenalkan
Shift Up Jelaskan Desain Evie di Stellar Blade: Blood Rain, Protagonis Baru Dibuat Lebih Muda dan Punya Karakter Lebih Kuat - RYGAMES
Bagikan Artikel
X Facebook Telegram LINE Pinterest Threads Reddit Bluesky LinkedIn Tumblr ChatGPT

Shift Up Jelaskan Desain Evie di Stellar Blade: Blood Rain, Protagonis Baru Dibuat Lebih Muda dan Punya Karakter Lebih Kuat

Stellar Blade: Blood Rain kembali menjadi pembicaraan setelah Shift Up menjelaskan alasan di balik desain protagonis barunya, Evie. Karakter ini diperkenalkan sebagai wajah baru untuk sekuel Stellar Blade, menggantikan fokus utama dari Eve yang menjadi protagonis game pertama.

Setelah reveal trailer Blood Rain dirilis, sebagian pemain langsung memperdebatkan tampilan Evie yang terlihat lebih muda dan lebih kecil dibanding Eve. Menanggapi hal tersebut, CEO Shift Up sekaligus director Stellar Blade, Kim Hyung-tae, menjelaskan bahwa desain tersebut memang dibuat secara sengaja.

Menurut Kim, Evie dibuat lebih pendek dan terlihat sedikit lebih muda, tetapi tetap dirancang agar tampil tangguh, stylish, dan punya kepribadian yang lebih kuat. Shift Up juga ingin membuat Evie dicintai pemain bukan hanya karena penampilan fisiknya, tetapi juga karena cara ia berbicara, bertarung, dan berkembang sebagai karakter.

Ringkasan Cepat

  • Game: Stellar Blade: Blood Rain
  • Developer: Shift Up
  • Director: Kim Hyung-tae
  • Status: sekuel dari Stellar Blade
  • Protagonis baru: Evie
  • Karakter lama: Eve tetap punya koneksi cerita, tetapi detailnya masih dirahasiakan
  • Fokus desain Evie: lebih pendek, terlihat lebih muda, tangguh, stylish, dan punya karakter lebih kuat
  • Gaya combat: lebih menonjolkan close-quarters combat / CQC
  • Setting: kota futuristik bergaya cyberpunk
  • Status pengembangan: masih dalam tahap pengembangan
  • Platform: belum diumumkan secara penuh, tetapi direncanakan multiplatform
  • Konteks utama: Shift Up menjelaskan alasan desain Evie setelah muncul perdebatan dari pemain
Advertisement

Reveal Trailer Resmi

Evie Jadi Protagonis Baru Stellar Blade: Blood Rain

Evie Stellar Blade Blood Rain
Evie Stellar Blade Blood Rain

Stellar Blade: Blood Rain memperkenalkan Evie sebagai protagonis baru yang akan membawa arah berbeda dari game pertama. Jika Eve sebelumnya dikenal lewat gaya bertarung berbasis pedang dan nuansa post-apocalyptic, Blood Rain tampak bergerak ke setting kota futuristik yang lebih padat dan gelap.

Evie juga hadir dengan pendekatan combat yang berbeda. Dari informasi awal, ia menjadi bagian dari unit khusus yang memburu kelompok teroris di dalam kota. Hal ini membuat Blood Rain terlihat lebih urban, lebih cepat, dan lebih dekat dengan aksi jarak dekat.

Sponsored

Perubahan protagonis ini langsung memicu diskusi besar, terutama karena nama Evie terdengar dekat dengan Eve, tetapi desain, aura, dan gaya bertarungnya dibuat berbeda.

Kenapa Evie Dibuat Terlihat Lebih Muda?

Dalam wawancara terbaru, Kim Hyung-tae menjelaskan bahwa Evie memang sengaja dibuat lebih pendek dan terlihat sedikit lebih muda dibanding Eve. Namun, desain itu bukan hanya soal tampilan luar, melainkan juga untuk memperkuat kontras dengan gaya bertarungnya.

Shift Up ingin menampilkan karakter bertubuh lebih kecil yang mampu melakukan pertarungan jarak dekat dengan sangat intens. Dengan kata lain, kesan visual Evie dibuat berlawanan dengan aksinya: terlihat lebih kecil, tetapi bertarung lebih brutal dan kuat.

Advertisement

Kim juga menekankan bahwa Evie tidak hanya dirancang untuk terlihat menarik secara fisik. Shift Up ingin pemain melihatnya sebagai karakter yang bisa dicintai karena kepribadian, cara bicara, peran cerita, dan caranya menghadapi pertempuran.

Belajar dari Kritik terhadap Eve

Salah satu poin menarik dari penjelasan Shift Up adalah bagaimana tim melihat kembali karakter Eve dari game pertama. Kim mengakui bahwa saat membuat Stellar Blade, ia sempat bingung apakah Eve harus dibuat seperti blank slate agar pemain mudah berempati, atau justru diberi kepribadian yang lebih jelas.

Setelah melihat respons pemain, Shift Up menyadari bahwa pemain tetap bisa masuk ke dalam cerita meski protagonis punya kepribadian kuat. Karena itu, Evie kini dirancang dengan karakter yang lebih tegas dan lebih mudah dikenali.

Perubahan ini bisa menjadi langkah penting untuk Blood Rain. Jika game pertama sering dibicarakan karena visual dan combat-nya, sekuel ini tampaknya ingin memperkuat sisi karakter dan narasi agar pengalaman bermain terasa lebih lengkap.

Combat Blood Rain Lebih Fokus pada CQC

Selain desain karakter, Blood Rain juga akan membawa perubahan besar di sisi combat. Evie disebut lebih menonjolkan close-quarters combat atau CQC, berbeda dari Eve yang sangat lekat dengan pertarungan pedang.

Shift Up memilih pendekatan ini agar Blood Rain tidak terasa seperti pengulangan dari game pertama. Meski begitu, berbagai senjata tetap akan hadir dan opsi combat pemain disebut akan lebih luas.

Dengan fokus pada CQC, stance transition, combo, dan animasi jarak dekat, Blood Rain berpotensi menghadirkan aksi yang lebih cepat dan lebih padat, terutama karena setting kota memberi ruang untuk pertarungan di area sempit maupun area besar.

Setting Kota Futuristik Jadi Identitas Baru

Blood Rain juga memperlihatkan perubahan besar dari sisi dunia. Trailer reveal menampilkan kota futuristik dengan suasana cyberpunk, hujan, lampu neon, dan kepadatan visual yang jauh berbeda dari area luas dan reruntuhan di Stellar Blade pertama.

Menurut Kim, kota dalam Blood Rain diperlakukan hampir seperti protagonis lain. Shift Up ingin menciptakan kota yang terasa hidup, kompleks, dan punya campuran nuansa Asia seperti Hong Kong, Korea, dan Jepang.

Arah ini membuat Blood Rain terasa seperti babak baru untuk franchise Stellar Blade. Game ini tetap membawa identitas action stylish, tetapi dengan atmosfer yang lebih urban, gelap, dan padat.

Perdebatan Desain Evie Masih Berlanjut

Desain Evie memang menjadi salah satu topik paling ramai setelah trailer Blood Rain dirilis. Sebagian pemain merasa karakter ini terlihat terlalu muda, sementara pemain lain melihatnya sebagai gaya visual khas Shift Up dan preferensi desain Asia.

Shift Up sendiri tampaknya ingin menegaskan bahwa penilaian terhadap Evie tidak bisa berhenti pada tampilan visual di trailer saja. Kim menyebut bahwa pemain akan memahami karakternya lebih baik ketika benar-benar memainkan game dan melihat bagaimana ia berbicara, bertarung, serta bergerak dalam cerita.

Untuk saat ini, respons terhadap Evie masih terbagi. Namun, justru perdebatan ini membuat Blood Rain semakin banyak dibicarakan setelah pengumuman awalnya.

Kenapa Kabar Ini Menarik?

Ada beberapa alasan kenapa penjelasan Shift Up soal Evie penting untuk diikuti oleh penggemar Stellar Blade.

1) Evie menjadi wajah baru sekuel

Blood Rain tidak lagi menaruh fokus utama pada Eve, sehingga Evie akan menentukan arah baru seri ini.

2) Desain karakter menjadi topik besar

Tampilan Evie yang lebih muda dan pendek langsung memicu diskusi besar di komunitas.

3) Shift Up ingin karakter lebih kuat secara naratif

Evie dirancang agar dicintai pemain bukan hanya dari visual, tetapi juga dari kepribadian dan cerita.

4) Combat berubah ke arah CQC

Gaya bertarung jarak dekat membuat Blood Rain terlihat berbeda dari Stellar Blade pertama.

5) Setting kota memberi identitas baru

Blood Rain membawa nuansa cyberpunk urban yang lebih padat dan gelap.

Info Game

Untuk saat ini, informasi penting yang sudah diketahui adalah:

  • Stellar Blade: Blood Rain adalah sekuel dari Stellar Blade
  • game dikembangkan oleh Shift Up
  • Kim Hyung-tae kembali menjadi sosok utama di balik proyek ini
  • protagonis baru bernama Evie
  • Evie disebut memiliki koneksi dengan Eve, tetapi detailnya masih dirahasiakan
  • Evie dirancang lebih pendek dan terlihat sedikit lebih muda
  • Shift Up ingin Evie punya kepribadian lebih kuat dibanding pendekatan karakter sebelumnya
  • combat Blood Rain lebih menonjolkan CQC
  • game memakai setting kota futuristik yang padat
  • pengembangan disebut sudah berjalan sekitar satu tahun
  • platform dan jadwal rilis penuh belum diumumkan secara detail

Penutup

Stellar Blade: Blood Rain tidak hanya menarik karena menjadi sekuel dari salah satu action game Korea paling populer, tetapi juga karena Shift Up terlihat ingin mengubah pendekatan karakter dan combat. Evie dibuat sebagai protagonis baru yang lebih kecil, lebih muda secara tampilan, tetapi tetap tangguh dan punya kepribadian lebih tegas.

Bagi pemain yang mengikuti Stellar Blade sejak game pertama, Blood Rain bisa menjadi babak penting untuk melihat apakah Shift Up mampu memperluas franchise ini dengan karakter baru, kota futuristik yang lebih padat, dan sistem combat yang lebih agresif.

Reaksi artikel

Baca Juga