Sparks of Tomorrow Tayang 5 Juli, PV Baru Ungkap Petualangan Era Listrik dari Kyoto Animation
Sparks of Tomorrow atau Nijuuseiki Denki Mokuroku: Eureka Evrika resmi merilis PV terbaru, key visual baru, dan detail jadwal tayang. Anime terbaru dari Kyoto Animation ini akan mulai tayang pada 5 Juli 2026.
Anime ini akan disiarkan di Jepang melalui TOKYO MX, BS11, ABC TV, dan TV Aichi. Untuk distribusi global, Sparks of Tomorrow akan streaming eksklusif di Netflix, dengan episode baru dirilis setiap minggu.
Cerita Sparks of Tomorrow membawa penonton ke Kyoto awal abad ke-20 versi alternatif, ketika kemajuan mesin uap membuat kota dipenuhi asap. Di tengah dunia seperti itu, dua karakter utama, Kihachi Sakamoto dan Inako Momokawa, terhubung oleh sebuah buku misterius bernama 20th Century Electrical Catalog.
Ringkasan Cepat
- Anime: Sparks of Tomorrow
- Judul romanized: Nijuuseiki Denki Mokuroku: Eureka Evrika
- Judul Jepang: 二十世紀電氣目録-ユーレカ・エヴリカ-
- Original work: novel karya Hiro Yuki
- Studio: Kyoto Animation
- Director: Minoru Ota
- Series composition: Tatsuhiko Urahata
- Character design: Kohei Okamura
- Worldview setting: Takaaki Suzuki
- Music: Hitomi Koto
- Jadwal tayang: 5 Juli 2026
- Streaming global: Netflix
- Opening theme: Eureka Evrika oleh Luna Goami
- Genre: historical fantasy, adventure, romance, mystery
- Premis utama: dua remaja mengejar mimpi menuju Age of Electricity di Kyoto yang diselimuti asap
PV Terbaru dan Post X
Key Visual Baru Sparks of Tomorrow

Key visual terbaru Sparks of Tomorrow memperlihatkan nuansa petualangan yang menjadi inti cerita anime ini. Visualnya membawa atmosfer Kyoto awal abad ke-20, tetapi dengan arah sejarah alternatif ketika mesin uap berkembang lebih dominan.
Dunia dalam anime ini digambarkan sebagai kota yang diselimuti asap. Di tengah suasana tersebut, Kihachi dan Inako mulai mengejar mimpi yang berhubungan dengan listrik, penemuan, dan harapan untuk masa depan yang berbeda.
Visual ini juga mempertegas identitas produksi Kyoto Animation yang menonjolkan detail latar, ekspresi karakter, dan nuansa lembut meski ceritanya membawa konflik besar tentang kehilangan, impian, dan perubahan zaman.
PV Baru Tampilkan Dunia yang Diselimuti Asap
PV terbaru memperlihatkan dunia Sparks of Tomorrow yang punya identitas visual kuat. Kyoto digambarkan berkembang berbeda dari sejarah asli, dengan kemajuan mesin uap yang membuat kota dipenuhi asap.
Di tengah dunia tersebut, Kihachi Sakamoto menjadi karakter penting yang menyimpan mimpi tentang Age of Electricity. Ia menuliskan berbagai ide penemuan listrik ke dalam 20th Century Electrical Catalog, sebuah buku yang kemudian menjadi pusat konflik cerita.
Namun, mimpi itu sempat terhenti ketika kakaknya, Seiroku Sakamoto, membawa katalog tersebut ke perang dan tidak pernah kembali. Seiring waktu, pertemuan Kihachi dengan Inako Momokawa, putri keluarga pembuat sake, membuat katalog yang dianggap hilang kembali muncul ke permukaan.
Kihachi dan Inako Mengejar Age of Electricity
Cerita Sparks of Tomorrow berpusat pada mimpi tentang era listrik. Kihachi ingin mewujudkan gagasan yang dulu ia bayangkan bersama kakaknya, sementara Inako ikut terseret ke dalam pencarian katalog yang dapat mengubah masa depan mereka.
Inako sendiri berasal dari keluarga pembuat sake. Kehadirannya memberi sisi berbeda dalam cerita karena ia bukan sekadar pendamping Kihachi, tetapi karakter yang juga membawa tekanan keluarga, pilihan hidup, dan hubungan dengan dunia lama yang masih bertahan.
Konflik semakin besar ketika Yosuke Mizoe, pewaris konglomerat mesin uap, juga mengincar 20th Century Electrical Catalog. Yosuke bahkan mendorong pernikahan politik dengan Inako, membuat pertarungan mimpi tentang listrik dan dominasi mesin uap terasa semakin personal.
Kyoto Animation Bawa Frontier Baru
Situs resmi menyebut Sparks of Tomorrow sebagai frontier baru Kyoto Animation. Dari pengenalan resminya, anime ini ingin menampilkan petualangan anak laki-laki dan perempuan yang bermimpi tentang Age of Electricity dalam dunia yang diselimuti asap.
Kyoto Animation juga menonjolkan latar visual dengan background yang disebut mengingatkan pada lukisan impresionis. Pendekatan ini cocok dengan tema cerita yang berada di antara sejarah, fantasi, teknologi, dan perjalanan emosional karakter.
Dengan latar Kyoto awal abad ke-20, anime ini punya ruang visual yang luas. Penonton bisa melihat suasana jalanan lama, teknologi uap, budaya tradisional, dan mimpi tentang masa depan listrik yang menjadi kontras utama dalam cerita.
Staff dan Cast Utama
Anime Sparks of Tomorrow disutradarai oleh Minoru Ota, dengan Tatsuhiko Urahata sebagai series composer. Kohei Okamura menangani character design sekaligus chief animation director, sementara Takaaki Suzuki mengerjakan worldview setting.
Untuk musik, anime ini ditangani oleh Hitomi Koto. Opening theme berjudul Eureka Evrika dibawakan oleh Luna Goami, yang juga menulis lirik lagu tersebut.
Dari sisi cast, Yuma Uchida mengisi suara Kihachi Sakamoto, sedangkan Sora Amamiya mengisi suara Inako Momokawa. Cast lain yang sudah diumumkan termasuk Koki Uchiyama sebagai Yosuke Mizoe dan Daisuke Ono sebagai Seiroku Sakamoto.
Tayang di TV Jepang dan Netflix Global
Sparks of Tomorrow akan mulai tayang pada 5 Juli 2026. Di Jepang, anime ini dijadwalkan tayang di TOKYO MX, BS11, ABC TV, dan TV Aichi.
Untuk penonton global, Netflix akan menayangkan anime ini secara eksklusif. Episode baru dijadwalkan tersedia setiap minggu mulai 5 Juli 2026, mengikuti jadwal perilisan mingguan.
Distribusi global lewat Netflix membuat Sparks of Tomorrow punya peluang besar menjangkau penonton internasional sejak awal penayangan, terutama karena nama Kyoto Animation sendiri sudah kuat di kalangan penggemar anime.
Dari Novel KA Esuma Bunko
Sparks of Tomorrow diadaptasi dari novel Nijuuseiki Denki Mokuroku karya Hiro Yuki. Novel ini diterbitkan oleh Kyoto Animation melalui label KA Esuma Bunko pada 2018.
Karya original tersebut dikenal sebagai salah satu proyek yang sudah lama dikaitkan dengan Kyoto Animation. Setelah beberapa tahun tanpa kepastian, adaptasi TV anime ini akhirnya kembali muncul dengan judul internasional Sparks of Tomorrow.
Hal ini membuat proyeknya terasa lebih spesial bagi penggemar KyoAni. Bukan hanya karena ini anime baru, tetapi juga karena Sparks of Tomorrow punya sejarah panjang sejak pengumuman awal novel dan rencana adaptasinya.
Kenapa Sparks of Tomorrow Menarik?
Ada beberapa alasan kenapa Sparks of Tomorrow layak dipantau menjelang penayangan Juli 2026.
1) Proyek baru Kyoto Animation
Nama Kyoto Animation selalu menarik perhatian, terutama untuk anime dengan visual detail dan storytelling emosional.
2) Latar Kyoto awal abad ke-20 versi alternatif
Dunia yang dipenuhi mesin uap, asap, dan mimpi menuju listrik memberi identitas visual yang unik.
3) Cerita tentang impian dan kehilangan
Kihachi membawa mimpi bersama kakaknya, tetapi kehilangan Seiroku membuat perjalanan itu penuh beban emosional.
4) Konflik listrik vs mesin uap
Pertarungan ide antara Age of Electricity dan kekuatan industri mesin uap memberi lapisan konflik yang menarik.
5) Streaming global di Netflix
Penonton internasional bisa langsung mengikuti anime ini sejak awal penayangan.
Info Anime
Untuk saat ini, informasi penting yang sudah diketahui adalah:
- Sparks of Tomorrow akan mulai tayang pada 5 Juli 2026
- anime ini juga dikenal sebagai Nijuuseiki Denki Mokuroku: Eureka Evrika
- anime diproduksi oleh Kyoto Animation
- streaming global tersedia eksklusif melalui Netflix
- TV broadcast Jepang mencakup TOKYO MX, BS11, ABC TV, dan TV Aichi
- Minoru Ota menjadi director
- Tatsuhiko Urahata menangani series composition
- Kohei Okamura menangani character design dan chief animation direction
- Hitomi Koto menangani musik
- Yuma Uchida mengisi suara Kihachi Sakamoto
- Sora Amamiya mengisi suara Inako Momokawa
- Koki Uchiyama mengisi suara Yosuke Mizoe
- Daisuke Ono mengisi suara Seiroku Sakamoto
- opening theme berjudul Eureka Evrika dibawakan oleh Luna Goami
- cerita berpusat pada 20th Century Electrical Catalog dan mimpi menuju Age of Electricity
Halaman MyAnimeList
Penutup
Sparks of Tomorrow terlihat sebagai salah satu anime original paling menarik untuk musim panas 2026. Dengan produksi Kyoto Animation, latar Kyoto awal abad ke-20 versi alternatif, konflik antara mesin uap dan listrik, serta kisah Kihachi dan Inako yang mengejar mimpi lewat 20th Century Electrical Catalog, anime ini punya identitas yang cukup kuat sejak PV terbaru.
Bagi penggemar anime historical fantasy, petualangan remaja, visual detail KyoAni, dan cerita tentang mimpi besar di tengah perubahan zaman, Sparks of Tomorrow jelas layak masuk daftar tontonan Juli 2026.
- Official Website — Sparks of Tomorrow Key Visual Vol.3 and Pre-Broadcast PV
- Official Website — Sparks of Tomorrow
- Official Website — Sparks of Tomorrow Staff & Cast
- Official Website — Sparks of Tomorrow On Air Information
- Official Website — Sparks of Tomorrow Music Information
- Sparks of Tomorrow - Official Trailer 3
- X / Twitter — Manga Mogura RE Sparks of Tomorrow update
- MyAnimeList — Sparks of Tomorrow
- AniDB — Nijuuseiki Denki Mokuroku: Eureka Evrika
- Netflix Anime — Sparks of Tomorrow Official Trailer