Tokyo Valkyries Rilis 9 Juli, Roguelite Deckbuilder Baru dari qureate Siap Hadir di Switch dan Steam
Tokyo Valkyries resmi dijadwalkan rilis pada 9 Juli 2026 untuk Nintendo Switch dan PC via Steam. Game ini dikembangkan dan diterbitkan oleh qureate, studio yang dikenal lewat berbagai game karakter bergaya anime.
Berbeda dari beberapa rilisan qureate sebelumnya yang lebih dekat dengan visual novel atau adventure, Tokyo Valkyries hadir sebagai roguelite deckbuilder. Pemain akan membangun deck, memilih jalur di map, menghadapi musuh, membeli kartu, memperkuat party, dan menutup ancaman dari dunia lain yang mulai menyerang Tokyo.
Cerita game ini mengikuti sekelompok gadis pilihan yang hidup sebagai mahasiswi biasa pada siang hari, tetapi bertarung sebagai warrior pada malam hari untuk melindungi Tokyo dari invasi Underworld.
Ringkasan Cepat
- Game: Tokyo Valkyries
- Developer / Publisher: qureate
- Genre: roguelite deckbuilder
- Platform: Nintendo Switch dan PC via Steam
- Tanggal rilis: 9 Juli 2026
- Harga: $22.99
- Mode: single-player
- Bahasa teks: Japanese, English, Traditional Chinese, Simplified Chinese
- Voice: Japanese
- Character design: MIZU dan Waon Inui
- Scenario: Linkedbrain Inc.
- Planner / Producer: Yujiro Usuda
- Tema utama: Tokyo, Underworld, chosen girls, card battle, dan double life
- Fokus gameplay: deck construction, turn-based card combat, map route, party synergy, dan Cursed Sword purification
Tokyo Diserang Underworld
Tokyo Valkyries mengambil latar ketika dunia lain bernama Underworld tiba-tiba muncul dan mulai menginvasi realitas Tokyo. Dunia tersebut menjadi ruang pertemuan antara dunia manusia dan dunia sihir yang dipenuhi kegelapan.
Di tengah ancaman tersebut, Haruka Fuchi, seorang mahasiswi di Tokyo, mendengar suara misterius yang meminta pertolongan. Ia kemudian masuk ke ruang aneh dan bertemu dengan Artesia, gadis dari dunia lain yang sedang berjuang menghentikan kekuatan gelap.
Dari sinilah Haruka dan para gadis lainnya mulai menjalani kehidupan ganda. Pada siang hari mereka tetap hidup sebagai mahasiswi biasa, tetapi pada malam hari mereka bertarung sebagai Valkyries untuk menyelamatkan Tokyo.
Roguelite Deckbuilder dengan Battle Berbasis Kartu
Tokyo Valkyries memakai sistem turn-based card combat. Pemain membangun deck sendiri, lalu memakai kartu tersebut untuk menyerang, bertahan, memperkuat party, atau menyesuaikan strategi berdasarkan kondisi musuh.
Setiap karakter playable memiliki salah satu dari empat attribute, yaitu Resolve, Courage, Hope, dan Dawn. Karakter akan bertindak ketika pemain memainkan kartu yang sesuai dengan attribute mereka.
Sistem ini membuat pemilihan kartu menjadi sangat penting. Pemain tidak hanya memikirkan kartu mana yang kuat, tetapi juga siapa karakter yang akan bergerak, efek apa yang bisa dipicu, dan bagaimana kartu tersebut membantu menghadapi serangan musuh berikutnya.
Baca Gerakan Musuh dan Pilih Aksi yang Tepat
Salah satu elemen penting dalam combat Tokyo Valkyries adalah informasi aksi musuh yang terlihat saat giliran pemain. Dengan mengetahui niat musuh, pemain bisa menentukan apakah lebih baik menyerang, bertahan, atau menyiapkan efek kartu tertentu.
Pendekatan seperti ini membuat combat terasa lebih strategis. Pemain tidak bisa hanya memakai kartu damage secara asal, karena keputusan yang buruk bisa membuat party terkena serangan besar atau kehilangan momentum.
Bagi penggemar game seperti Slay the Spire atau roguelite card battle lain, sistem ini terasa familiar, tetapi Tokyo Valkyries menambahkan sentuhan karakter anime dan party synergy khas qureate.
Pilih Jalur di Map dan Bangun Deck Terbaik
Di dalam satu run, pemain akan memilih jalur di map untuk mencapai boss dan menutup Underworld. Ada beberapa jenis tile yang bisa ditemui, seperti battle biasa, elite enemy, shop, cafe, locker, anomaly event, dan boss.
Setiap pilihan jalur bisa memengaruhi arah run. Pemain bisa mengambil rute aman untuk memulihkan stamina, membeli kartu, atau memilih jalur berisiko untuk mendapatkan reward yang lebih besar.
Karena struktur roguelite, keputusan kecil di awal run bisa berdampak besar menjelang boss. Mengambil kartu terlalu banyak, salah memilih item, atau melewatkan kesempatan upgrade bisa membuat pertarungan akhir menjadi jauh lebih sulit.
Cursed Sword Jadi Kunci Purification
Untuk menutup Underworld, pemain harus melakukan purification terhadap Cursed Sword yang menjadi sumber kekuatan dunia gelap tersebut. Sistem ini menjadi salah satu elemen khas Tokyo Valkyries, karena tidak hanya berfungsi dalam cerita, tetapi juga punya dampak terhadap gameplay.
Ketika Cursed Sword berhasil dicabut, kekuatannya dapat memperkuat salah satu gadis dalam party. Karakter yang dipilih bisa mendapatkan attribute tambahan dan dijadikan leader.
Leader juga mendapat akses ke skill spesial yang sangat kuat. Karena itu, pemilihan siapa yang diperkuat lewat Cursed Sword menjadi bagian penting dalam membangun strategi party.
Haruka, Artesia, dan Para Valkyries
Karakter utama game ini adalah Haruka Fuchi, mahasiswi Tokyo yang terlihat dingin dan tenang, tetapi sebenarnya memiliki perasaan kuat di dalam dirinya. Ia menjadi salah satu sosok penting dalam perjuangan melawan Underworld.
Haruka kemudian bertemu Artesia, mage dari dunia lain yang telah lama bertarung untuk menghentikan Belzebia dan ancaman kegelapan. Artesia meminta bantuan Haruka untuk menyegel Underworld sebelum dunia manusia ikut hancur.
Selain mereka, ada juga karakter seperti Tsubasa Hikami, Anna Keijima, Mamika Kanesaki, dan Raimu Shirogane. Masing-masing karakter memiliki latar, kepribadian, dan peran yang berbeda dalam party.
Kenapa Tokyo Valkyries Menarik?
Ada beberapa alasan kenapa Tokyo Valkyries layak dipantau oleh pemain yang menyukai roguelite deckbuilder dan game anime-style.
1) qureate mencoba genre yang lebih strategis
Tokyo Valkyries membawa qureate ke arah deckbuilder roguelite yang lebih fokus pada sistem dan keputusan pemain.
2) Combat memakai party dan attribute
Kartu tidak hanya menjadi aksi umum, tetapi terhubung dengan attribute karakter di party.
3) Map roguelite memberi banyak pilihan
Pemain bisa memilih jalur, event, shop, cafe, battle, dan boss untuk membentuk arah run.
4) Cursed Sword memberi lapisan progresi
Purification dan leader skill membuat pilihan karakter semakin penting.
5) Cerita memakai tema double life
Para gadis hidup sebagai mahasiswi biasa, tetapi bertarung sebagai Valkyries untuk melindungi Tokyo dari Underworld.
Info Rilis
Untuk saat ini, informasi penting yang sudah diketahui adalah:
- Tokyo Valkyries akan rilis pada 9 Juli 2026
- game hadir untuk Nintendo Switch dan PC via Steam
- game dikembangkan dan diterbitkan oleh qureate
- genre resminya adalah roguelite deckbuilder
- harga game adalah $22.99
- game mendukung single-player
- bahasa teks mencakup Japanese, English, Traditional Chinese, dan Simplified Chinese
- voice language menggunakan Japanese
- karakter didesain oleh MIZU dan Waon Inui
- scenario ditulis oleh Linkedbrain Inc.
- planner / producer adalah Yujiro Usuda
- gameplay berfokus pada deck building, turn-based card battle, route selection, dan Cursed Sword purification
Penutup
Tokyo Valkyries menjadi rilisan menarik dari qureate karena membawa formula roguelite deckbuilder dengan latar Tokyo, karakter anime, dan cerita gadis-gadis pilihan yang melawan invasi Underworld. Dengan rilis pada 9 Juli 2026 untuk Switch dan Steam, game ini bisa menjadi pilihan baru untuk pemain yang menyukai card battle strategis dengan sentuhan visual anime.
Bagi pemain yang menyukai deckbuilding, party synergy, sistem map roguelite, dan cerita double life antara kehidupan kampus dan pertarungan supernatural, Tokyo Valkyries layak masuk daftar pantauan.