Draw This, Then Die! Tayang 3 Juli, Trailer Netflix Soroti Perjalanan Ai Menggambar Manga
Draw This, Then Die! atau Kore Kaite Shine resmi menyiapkan penayangan TV Jepang mulai 3 Juli 2026. Anime ini akan tayang di blok Friday Anime Night jaringan NTV setiap Jumat pukul 23.30 JST, dengan episode pertama dimulai sedikit lebih malam pada pukul 23.35 JST.
Di sisi streaming, Netflix Japan juga sudah merilis trailer terbaru dan mencantumkan distribusi Netflix mulai 7 Juli 2026. Jadi, untuk pembaca yang mengikuti dari luar Jepang, perlu dibedakan: jadwal TV Jepang dimulai 3 Juli, sementara trailer Netflix mengarah ke jadwal streaming mulai 7 Juli.
Anime ini diadaptasi dari manga karya Minoru Toyoda yang berjalan di majalah Monthly Shonen Sunday / Gessan milik Shogakukan. Produksi animasi ditangani oleh Shin-Ei Animation, dengan Hiroaki Akagi sebagai director.
Ringkasan Cepat
- Judul Inggris: Draw This, Then Die!
- Judul Jepang: これ描いて死ね
- Romaji: Kore Kaite Shine
- Format: TV Anime
- Tanggal tayang TV Jepang: 3 Juli 2026
- Jam tayang TV Jepang: Jumat pukul 23.30 JST
- Catatan episode pertama: 3 Juli pukul 23.35 JST
- Streaming Netflix Jepang: mulai 7 Juli 2026
- Original: Minoru Toyoda
- Majalah: Monthly Shonen Sunday / Gessan
- Studio: Shin-Ei Animation
- Director: Hiroaki Akagi
- Series Composition: Hiroko Fukuda
- Music: Hiroaki Tsutsumi
- Opening theme: Tatsuya Kitani - Isho
- Ending theme: Regal Lily - Conifer
- Update terbaru: trailer Netflix Jepang dan jadwal streaming
Trailer, Visual, dan Info Streaming

Ai Yasumi Mulai Melihat Manga dari Sisi Pencipta
Cerita Draw This, Then Die! mengikuti Ai Yasumi, siswi SMA tahun pertama yang tinggal di Izu Oshima, wilayah kepulauan Tokyo. Ai sangat menyukai manga dan awalnya menikmati karya tersebut sebagai pembaca biasa.
Namun, sebuah kejadian membuat Ai mulai melihat manga dari sisi yang berbeda. Ia tidak lagi hanya membaca cerita orang lain, tetapi perlahan tertarik untuk membuat manga sendiri.
Dari titik itu, anime ini membawa cerita coming-of-age tentang proses kreatif: rasa senang saat menemukan ide, rasa takut ketika karya belum cukup bagus, dan dorongan untuk tetap menggambar meski prosesnya tidak selalu indah.
Bukan Sekadar Anime Sekolah Biasa
Yang membuat Kore Kaite Shine menarik adalah fokusnya pada dunia pembuatan manga. Anime ini tidak hanya menjadikan klub sekolah sebagai latar, tetapi memakai aktivitas menggambar sebagai inti perkembangan karakter.
Ai dan teman-temannya masuk ke dunia yang terasa dekat bagi banyak fans anime dan manga: mencari ide, belajar dari karya favorit, membuat karakter, menghadapi kritik, dan memahami bahwa menciptakan sesuatu bisa sangat menyenangkan sekaligus melelahkan.
Dengan pendekatan seperti ini, Draw This, Then Die! punya potensi menjadi anime yang terasa personal untuk pembaca manga, kreator pemula, ilustrator, penulis, atau siapa pun yang pernah ingin membuat karya sendiri.
Shin-Ei Animation dan Hiroaki Akagi Jadi Kombinasi Utama
Produksi animasi ditangani oleh Shin-Ei Animation, studio yang punya sejarah panjang dalam anime Jepang. Untuk proyek ini, posisi director dipegang oleh Hiroaki Akagi.
Nama Akagi cukup penting karena ia dikenal lewat anime dengan pendekatan karakter yang hangat dan ekspresif. Di Draw This, Then Die!, pendekatan seperti itu terasa cocok karena cerita lebih banyak bertumpu pada emosi karakter, dialog, dan proses tumbuh dari siswi yang mulai mengejar dunia kreatif.
Sementara itu, Hiroko Fukuda menangani series composition dan ikut menulis naskah bersama Aki Itami serta Kanichi Kato. Musik digarap oleh Hiroaki Tsutsumi.
Lagu Tema Dibawakan Tatsuya Kitani dan Regal Lily
Opening theme anime ini berjudul “Isho” dan dibawakan oleh Tatsuya Kitani. Lagu tersebut sudah dipakai dalam PV resmi dan terasa pas dengan tema besar anime yang membahas dorongan untuk meninggalkan jejak melalui karya.
Untuk ending theme, anime ini memakai lagu “Conifer” dari Regal Lily. Kehadiran dua lagu tema ini memberi warna musikal yang cukup kuat, terutama karena cerita Kore Kaite Shine berhubungan langsung dengan ekspresi personal dan dunia kreatif.
Bagi anime tentang menggambar manga, musik pembuka dan penutup bisa menjadi elemen penting untuk menjaga rasa semangat, rapuh, dan hangat dari perjalanan Ai serta teman-temannya.
Cast Utama
Beberapa cast utama yang sudah diumumkan adalah:
| Karakter | Voice Cast |
|---|---|
| Ai Yasumi | Akira Sekine |
| Rei Teshima | Saori Hayami |
| Kokoro Fujimori | Saya Hitomi |
| Sachi Akafuku | Kanon Fujimura |
| Hikaru Sekiryu | Inori Minase |
| Pokota | Noriko Hidaka |
| Nana Teramura | Atsumi Tanezaki |
| Hana Kongoji | Yukana |
| Hebichika-sensei | Kikuko Inoue |
Kombinasi cast ini cukup kuat untuk anime yang mengandalkan interaksi karakter. Terutama karena cerita tidak hanya berjalan lewat konflik besar, tetapi juga lewat percakapan kecil, rasa kagum, dan momen ketika karakter mulai jujur pada keinginannya sendiri.
Kenapa Anime Ini Menarik?
Ada beberapa alasan kenapa Draw This, Then Die! layak masuk daftar pantauan.
1) Temanya dekat dengan fans manga
Anime ini membahas rasa cinta terhadap manga dari sisi pembaca sekaligus kreator.
2) Premisnya punya emosi kreatif yang kuat
Cerita tentang membuat karya selalu punya konflik yang manusiawi: takut gagal, ingin diakui, dan tetap ingin mencoba.
3) Manga originalnya sudah mendapat penghargaan
Kore Kaite Shine pernah meraih Manga Taisho 2023 dan Shogakukan Manga Award ke-70.
4) Shin-Ei Animation menangani produksi
Studio ini punya pengalaman panjang dan cocok untuk cerita karakter yang hangat.
5) Trailer Netflix memperluas jangkauan penonton
Dengan trailer dari Netflix Jepang, anime ini punya peluang lebih mudah ditemukan penonton internasional.
Info Anime
Untuk saat ini, informasi penting yang diketahui adalah:
- Draw This, Then Die! mulai tayang di TV Jepang pada 3 Juli 2026
- anime tayang di blok Friday Anime Night NTV
- episode pertama dimulai pukul 23.35 JST
- jadwal reguler berikutnya pukul 23.30 JST
- trailer Netflix Jepang mencantumkan streaming Netflix mulai 7 Juli 2026
- anime diadaptasi dari manga karya Minoru Toyoda
- manga berjalan di Monthly Shonen Sunday / Gessan
- produksi animasi ditangani Shin-Ei Animation
- Hiroaki Akagi menjadi director
- opening theme adalah “Isho” dari Tatsuya Kitani
- ending theme adalah “Conifer” dari Regal Lily
- cerita berfokus pada Ai Yasumi yang mulai masuk dunia pembuatan manga
Penutup
Draw This, Then Die! menjadi salah satu anime musim panas 2026 yang menarik karena membawa tema yang sangat dekat dengan komunitas anime dan manga: rasa cinta terhadap karya, proses menggambar, dan keberanian untuk mulai membuat sesuatu sendiri.
Dengan Shin-Ei Animation, Hiroaki Akagi, lagu pembuka dari Tatsuya Kitani, serta trailer Netflix Jepang yang sudah dirilis, Kore Kaite Shine punya peluang menjadi anime coming-of-age yang hangat tetapi tetap punya tekanan emosional. Kini yang paling penting untuk dicatat adalah jadwalnya: tayang TV Jepang mulai 3 Juli dan streaming Netflix Jepang mulai 7 Juli 2026.
- Official Website — Draw This, Then Die! / Kore Kaite Shine Anime Official Website
- Official On Air — Draw This, Then Die! Broadcast and Streaming Information
- Official X — Draw This, Then Die! / Kore Kaite Shine Official X Account
- YouTube — Netflix Japan Draw This, Then Die! Trailer
- YouTube — Draw This, Then Die! Official PV 1 with Opening Theme Isho by Tatsuya Kitani
- Shin-Ei Animation — Draw This, Then Die! Work Page
- AnimeAnime — Kore Kaite Shine July 3 Broadcast, Opening Theme, and Main PV News
- Gessan — Kore Kaite Shine Official Manga Page
- Netflix — Draw This, Then Die! Netflix Title Page
- MyAnimeList — Draw This, Then Die! / Kore Kaite Shine