RYGAMES
Tersimpan

GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT Pamer Gameplay Baru, Full Rebuild Hadirkan Aksi Tembak dan Parry Lebih Intens

Ringkasan: GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT kembali memperlihatkan gameplay terbarunya lewat sesi hands-on di Summer Game Fest Play Days 2026. Game action shooter ini dikembangkan
GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT Pamer Gameplay Baru, Full Rebuild Hadirkan Aksi Tembak dan Parry Lebih Intens - RYGAMES
Bagikan Artikel
X Facebook Telegram LINE Pinterest Threads Reddit Bluesky LinkedIn Tumblr ChatGPT

GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT Pamer Gameplay Baru, Full Rebuild Hadirkan Aksi Tembak dan Parry Lebih Intens

GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT kembali memperlihatkan gameplay terbarunya lewat sesi hands-on di Summer Game Fest Play Days 2026. Game action shooter ini dikembangkan oleh studio Korea IGGYMOB sebagai versi full rebuild dari GUNGRAVE G.O.R.E yang sebelumnya rilis pada 2022.

Versi Blood Heat dibangun ulang dengan peningkatan visual, sistem, dan feel action yang dibuat lebih agresif. Pemain kembali mengendalikan Beyond the Grave, karakter ikonik yang bertarung memakai dua pistol dan peti mati besar untuk menghancurkan gelombang musuh.

Dari laporan gameplay terbaru, Blood Heat tidak hanya mengandalkan aksi tembak-tembakan ramai, tetapi juga menuntut pemain untuk mencampur shooting, melee attack, parry, execution, combo, dan Demolition Shot agar pertarungan terasa lebih hidup.

Ringkasan Cepat

  • Game: GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT
  • Developer: IGGYMOB
  • Publisher: IGGYMOB
  • Platform: PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC via Steam / Microsoft Store
  • Status rilis: coming soon
  • Format: full rebuild dari GUNGRAVE G.O.R.E
  • Genre: third-person shooter, action, stylish shooter, gunkata
  • Karakter utama: Beyond the Grave
  • Fokus gameplay: dual pistol shooting, melee attack, parry, execution, combo, dan Demolition Shot
  • Engine: Unreal Engine 5
  • Event hands-on: Summer Game Fest Play Days 2026
  • Demo Play Days: sekitar 20–30 menit
  • Mode: single-player
  • Bahasa Indonesia: belum didukung di halaman Steam
Advertisement

Trailer dan Halaman Steam Resmi

Full Rebuild dengan Aksi yang Lebih Padat

Screenshot gameplay GUNGRAVE G.O.R.E BLOOD HEAT

GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT bukan sekadar port ulang dari game 2022. IGGYMOB menyebut versi ini sebagai full rebuild, dengan visual dan sistem action yang dibuat ulang agar terasa lebih modern dan responsif.

Identitas utama Gungrave tetap dipertahankan: pemain maju menghancurkan musuh dengan dua pistol, serangan jarak dekat, ledakan besar, dan gaya bertarung brutal khas Beyond the Grave. Namun, Blood Heat terlihat ingin membuat aksi tersebut terasa lebih berbobot.

Sponsored

Dalam sesi gameplay, pertarungan tidak hanya soal menahan tombol tembak. Pemain perlu membaca jarak musuh, mencampur serangan jarak jauh dan melee, lalu memakai momentum untuk menjaga tekanan di tengah arena.

Screenshot gameplay GUNGRAVE G.O.R.E BLOOD HEAT

Dengan pendekatan ini, Blood Heat terasa ingin memperbaiki kelemahan lama sekaligus memperkuat daya tarik utama seri Gungrave. Aksinya masih ramai, kasar, dan penuh ledakan, tetapi kini punya lapisan ritme yang lebih jelas.

Advertisement

Bagi pemain lama, ini bisa menjadi kesempatan untuk melihat kembali Beyond the Grave dalam bentuk yang lebih tajam. Untuk pemain baru, Blood Heat bisa menjadi pintu masuk yang lebih mudah ke seri Gungrave tanpa harus memainkan versi originalnya terlebih dahulu.

Shooting, Melee, dan Parry Jadi Kunci

Salah satu poin yang paling ditekankan dalam laporan gameplay adalah pentingnya mencampur shooting dan melee attack. Jika pemain hanya menembak dari jauh, musuh bisa terus menekan. Jika terlalu mengandalkan melee, risiko terkena serangan juga semakin besar.

Karena itu, Blood Heat mendorong pemain untuk terus bergerak, menembak musuh dari jarak aman, lalu masuk dengan serangan dekat ketika situasinya terbuka. Pergantian ritme ini membuat combat terasa lebih aktif dibanding sekadar action shooter lurus.

Fitur parry juga menjadi elemen penting. Pemain bisa menangkis serangan tertentu, termasuk proyektil seperti misil, lalu membalikkan momentum pertarungan. Namun timing parry tidak dibuat terlalu mudah, sehingga tetap memberi rasa tegang ketika berhasil dilakukan.

Demolition Shot dan Gaya Bertarung Agresif

Blood Heat juga mempertahankan serangan besar khas Gungrave melalui Demolition Shot. Gauge untuk serangan ini bisa dibangun melalui aksi agresif seperti parry, execution, dan combo, lalu dilepaskan pada momen penting untuk menghancurkan musuh dalam skala besar.

Sistem ini membuat pemain terdorong untuk tidak bermain terlalu pasif. Semakin aktif pemain menekan musuh, semakin cepat pula peluang untuk memakai serangan besar terbuka.

Dengan struktur seperti ini, Blood Heat terlihat ingin menjadikan aggression sebagai inti gameplay. Pemain yang berani masuk, menjaga combo, dan menguasai timing akan mendapatkan pertarungan yang lebih memuaskan.

Unreal Engine 5 Bawa Visual Lebih Berat

Sebagai versi full rebuild, GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT kini dibangun memakai Unreal Engine 5. Hal ini membuat presentasi visualnya terlihat lebih modern, terutama dari sisi efek ledakan, lighting, tekstur karakter, dan kepadatan aksi di layar.

Gungrave memang selalu punya gaya visual yang berlebihan dan keras. Dengan teknologi baru, Blood Heat bisa memperkuat kesan tersebut lewat efek peluru, impact melee, kehancuran arena, dan animasi finisher yang lebih dramatis.

Namun, peningkatan visual ini juga datang dengan kebutuhan PC yang cukup tinggi. Halaman Steam mencantumkan spesifikasi minimum yang membutuhkan GPU kelas RTX 2070 atau setara, serta storage sekitar 60 GB.

Kenapa GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT Menarik?

Ada beberapa alasan kenapa GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT layak dipantau oleh penggemar action shooter.

1) Full rebuild dari game 2022

Blood Heat tidak hanya memperbarui tampilan, tetapi juga membangun ulang sistem dan feel action.

2) Combat lebih menuntut ritme

Pemain harus mencampur shooting, melee, parry, execution, dan combo agar pertarungan berjalan efektif.

3) Parry memberi lapisan skill baru

Kemampuan menangkis proyektil dan serangan tertentu membuat battle terasa lebih aktif dan menegangkan.

4) Beyond the Grave tetap jadi pusat aksi

Karakter ikonik ini kembali dengan dual pistol, peti mati besar, dan gaya bertarung brutal khas Gungrave.

5) Cocok untuk fans stylish shooter

Bagi pemain yang suka aksi tembak-menembak berlebihan, ledakan besar, dan combat agresif, Blood Heat punya identitas yang kuat.

Info Rilis

Untuk saat ini, informasi penting yang sudah diketahui adalah:

  • GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT adalah full rebuild dari GUNGRAVE G.O.R.E
  • game ini dikembangkan oleh IGGYMOB
  • game akan hadir untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC
  • versi PC tersedia melalui Steam dan Microsoft Store
  • jadwal rilis spesifik belum diumumkan
  • gameplay demo ditampilkan di Summer Game Fest Play Days 2026
  • demo hands-on berdurasi sekitar 20–30 menit
  • game memakai Unreal Engine 5
  • sistem action diperbarui dengan fokus pada shooting, melee, parry, execution, combo, dan Demolition Shot
  • halaman Steam sudah tersedia untuk wishlist
  • Bahasa Indonesia belum tersedia di halaman Steam

Penutup

GUNGRAVE G.O.R.E: BLOOD HEAT terlihat sebagai usaha serius IGGYMOB untuk membangun ulang Gungrave G.O.R.E menjadi action shooter yang lebih padat, responsif, dan agresif. Dengan visual Unreal Engine 5, sistem combat yang lebih menuntut timing, serta fokus pada campuran tembakan dan melee, Blood Heat bisa menjadi versi yang lebih matang dari konsep originalnya.

Bagi penggemar stylish shooter, gunkata, aksi brutal, dan karakter Beyond the Grave, game ini layak dipantau sambil menunggu jadwal rilis resminya.

Reaksi artikel

Baca Juga