Nakamura Hak, SSW Pendatang Baru yang Mencuri Perhatian Lewat Suara Mentah Tanpa Editing
Nakamura Hak menjadi salah satu nama baru yang menarik di skena musik Jepang 2026. Ia hadir sebagai singer-songwriter / SSW dengan pendekatan rekaman yang tidak biasa: lagu-lagunya dibangun hanya dari vokal dan satu gitar akustik, tanpa koreksi, tanpa editing, dan tanpa polesan produksi berlebihan.
Pendekatan itu membuat musik Nakamura Hak terasa sangat dekat, rapuh, dan intens. Setiap napas, gesekan, tekanan suara, sampai ruang kosong di antara nada dibiarkan terdengar sebagai bagian dari ekspresi musiknya. Di tengah produksi musik modern yang sering dibuat sangat rapi, gaya Nakamura Hak terasa seperti kebalikan yang sengaja dipertahankan.
Namanya semakin disorot setelah dipercaya mengisi lagu untuk dua proyek berbeda: anime Witch Hat Atelier / Tongari Boushi no Atelier dan drama TV Tokyo Runashii / るなしい. Dari sana, Nakamura Hak mulai terlihat bukan sekadar pendatang baru, tetapi juga artis dengan identitas kuat sejak awal kemunculannya.
Ringkasan Cepat
- Artis: Nakamura Hak
- Kategori: singer-songwriter / SSW
- Label: maximum10
- Debut: April 2026
- Ciri utama: vokal dan gitar akustik tanpa koreksi atau editing
- Lagu anime: “Tada Utsukushii Noroi” dan “Yoru ni Ukabu”
- Anime terkait: Witch Hat Atelier / Tongari Boushi no Atelier
- Lagu drama: “Zen to Aku”
- Drama terkait: Runashii / るなしい
- 1st E.P.: “Shiro wa Yume”
- Rilis E.P.: 20 Mei 2026
- Format E.P.: CD only
- 1st Single CD: “Tada Utsukushii Noroi”
- Rilis single CD: 10 Juni 2026
Media / Trailer / PV Resmi
Suara Mentah yang Jadi Identitas Nakamura Hak
Daya tarik utama Nakamura Hak ada pada keberaniannya mempertahankan suara dalam bentuk yang sangat mentah. Lagu-lagunya tidak bergantung pada banyak lapisan instrumen, efek vokal, atau editing yang membuat hasil akhir terasa terlalu bersih.
Dengan format vokal dan gitar akustik, musiknya terasa seperti rekaman yang berdiri sangat dekat dengan pendengar. Kesalahan kecil, napas, gesekan senar, dan ketegangan dalam cara bernyanyi justru menjadi bagian penting dari pengalaman mendengarkan.
Pendekatan ini membuat karya Nakamura Hak punya kesan yang lebih personal. Musiknya tidak terdengar seperti ingin mengejar formula pop yang aman, tetapi lebih seperti usaha untuk mengubah rasa sakit, kegelisahan, dan emosi yang sulit dijelaskan menjadi suara.
Visual Nakamura Hak dan Nuansa Monokrom

Dipilih untuk Witch Hat Atelier
Salah satu titik penting dalam perjalanan awal Nakamura Hak adalah keterlibatannya di anime Witch Hat Atelier. Ia membawakan lagu ending “Tada Utsukushii Noroi”, serta “Yoru ni Ukabu” yang juga digunakan sebagai ending theme dalam episode tertentu.
Pemilihan Nakamura Hak terasa cocok karena Witch Hat Atelier bukan hanya cerita fantasi tentang sihir, tetapi juga kisah tentang harapan, rasa takut, kehilangan, dan keinginan untuk terus melangkah meski dunia terasa berat. Musik Nakamura Hak yang rapuh dan penuh tekanan emosional mampu memberi warna yang berbeda untuk sisi melankolis anime ini.
Lagu “Tada Utsukushii Noroi” sendiri membawa nuansa yang kontras antara keindahan dan kutukan. Judulnya saja sudah terasa seperti dua hal yang saling bertabrakan, dan karakter vokal Nakamura Hak memperkuat kesan tersebut dengan cara yang tidak berlebihan.

“Zen to Aku” Perkuat Sisi Gelap di Drama Runashii
Selain anime, Nakamura Hak juga mengisi opening theme drama Runashii / るなしい lewat lagu “Zen to Aku”. Lagu ini dirilis sebagai digital single pada 13 Mei 2026 dan menjadi bagian dari proyek drama yang membawa nuansa psikologis, moralitas, dan konflik batin.
“Zen to Aku” punya karakter yang tajam karena judulnya sendiri berarti baik dan jahat. Lagu ini terasa cocok untuk cerita yang bermain di area abu-abu, ketika karakter tidak bisa dibaca hanya dari satu sisi.
Keterlibatan Nakamura Hak di drama ini memperlihatkan bahwa musiknya tidak hanya cocok untuk anime, tetapi juga bisa masuk ke cerita live-action dengan atmosfer yang lebih berat dan gelap.
Shiro wa Yume Jadi Rilis Fisik Pertama
Nakamura Hak menyiapkan 1st E.P. “Shiro wa Yume” yang dirilis pada 20 Mei 2026 dalam format CD only. Keputusan merilis EP dalam bentuk fisik terasa cukup menarik, terutama di era ketika distribusi digital dan streaming menjadi jalur utama banyak musisi baru.
EP ini memuat beberapa lagu, termasuk:
- Juunana
- Shiro wa Yume
- Hamono to Tsuki
- Suna no Oshiro
- Inai
- Zen to Aku
- Zen to Aku - Drama ver.
Rilisan ini terasa seperti pengenalan awal terhadap dunia musik Nakamura Hak. Bukan sekadar kumpulan lagu, tetapi juga pernyataan bahwa ia ingin membangun identitas melalui cara rekaman, suara, dan format yang tidak sepenuhnya mengikuti kebiasaan pasar.
Tada Utsukushii Noroi Disiapkan Sebagai Single CD
Setelah E.P. “Shiro wa Yume”, Nakamura Hak juga menyiapkan 1st Single CD “Tada Utsukushii Noroi” yang dijadwalkan rilis pada 10 Juni 2026.
Single ini berkaitan erat dengan Witch Hat Atelier karena memuat lagu-lagu ending yang digunakan dalam anime tersebut. Daftar lagu yang disiapkan mencakup:
- Tada Utsukushii Noroi
- Yoru ni Ukabu
- Hikari
- Tada Utsukushii Noroi - Anime ver.
- Yoru ni Ukabu - Anime ver.
Dengan rilisan ini, Nakamura Hak semakin memperkuat posisinya sebagai musisi baru yang langsung punya hubungan kuat dengan dunia anime, tetapi tetap membawa warna musik yang sangat personal.

Kenapa Nakamura Hak Menarik?
Ada beberapa alasan kenapa Nakamura Hak layak diperhatikan sejak awal kemunculannya.
1) Rekamannya terasa sangat jujur
Vokal dan gitar akustik dibiarkan tampil tanpa editing berlebihan, sehingga emosi dalam lagu terasa lebih langsung.
2) Identitasnya kuat sejak debut
Sebagai pendatang baru, Nakamura Hak sudah punya konsep yang jelas: sederhana secara instrumen, tetapi berat secara rasa.
3) Cocok untuk cerita gelap dan emosional
Keterlibatannya di Witch Hat Atelier dan Runashii menunjukkan bahwa musiknya cocok untuk karya dengan lapisan emosi yang kompleks.
4) Tidak terdengar seperti formula pop biasa
Musiknya tidak berusaha terdengar sempurna, justru kekuatannya ada pada ketidaksempurnaan yang dibiarkan hidup.
5) Rilisan fisiknya punya nilai tersendiri
Format CD only untuk “Shiro wa Yume” membuat rilisan awalnya terasa lebih kolektibel dan berbeda dari pola digital-first yang umum saat ini.
Penutup
Kemunculan Nakamura Hak menjadi salah satu hal menarik dari skena musik Jepang 2026. Dengan vokal yang rapuh, gitar akustik sebagai pusat suara, dan pendekatan rekaman tanpa editing, ia membawa warna yang terasa mentah sekaligus kuat.
Lewat Witch Hat Atelier, Runashii, E.P. “Shiro wa Yume”, dan single “Tada Utsukushii Noroi”, Nakamura Hak menunjukkan bahwa pendatang baru pun bisa langsung punya identitas yang tajam. Bagi pendengar yang menyukai musik emosional, minimalis, dan tidak terlalu dipoles, namanya layak untuk mulai diperhatikan.
- Music Natalie — シンガーソングライターNakamura Hakクロスレビュー|“異端の新人”の音楽がもたらすもの
- Avex Portal — Nakamura Hak 1st E.P. “白は夢” crossfade dan informasi rilis resmi
- Avex Portal — Nakamura Hak “ただ美しい呪い” Anime ver. Music Video dan informasi single
- TV Anime Witch Hat Atelier — Music / Nakamura Hak ending theme information
- TV Tokyo — Runashii / るなしい official drama page
- YouTube — Nakamura Hak official channel