Reverse Collapse: F Diumumkan untuk PS5, Xbox Series, PC, iOS, dan Android, Rilis 2028
Reverse Collapse: F resmi diumumkan sebagai game baru dari Sunborn Network Technology dan developer internal MICA Team. Berbeda dari Reverse Collapse: Code Name Bakery yang dikenal sebagai tactical RPG, proyek baru ini hadir sebagai science-fiction cooperative third-person shooter dengan fokus pada aksi PvE.
Game ini dijadwalkan rilis pada 2028 untuk PlayStation 5, Xbox Series, PC, iOS, dan Android. Dengan platform yang cukup luas, Reverse Collapse: F tampaknya disiapkan sebagai proyek besar lintas konsol, PC, dan mobile.
Yang membuat pengumuman ini menarik adalah perubahan arah gameplay-nya. Nama Reverse Collapse sebelumnya lebih lekat dengan strategi taktis, tetapi Reverse Collapse: F bergerak ke ranah shooter kooperatif. Pemain akan berperan sebagai para “Gifted”, kelompok yang masuk ke dunia penuh ketakutan dan hal tidak diketahui demi mencari harapan untuk kelangsungan hidup manusia.
Kalau kamu penasaran dengan Reverse Collapse: F, artikel ini bakal bantu kamu:
- ngerti konsep utama game ini
- tahu platform dan target rilisnya
- melihat arah gameplay cooperative PvE yang ditawarkan
- memahami kenapa proyek ini menarik untuk penggemar dunia MICA Team
Ringkasan Cepat
- Game: Reverse Collapse: F
- Developer: MICA Team
- Publisher: Sunborn Network Technology
- Genre: science-fiction cooperative third-person shooter
- Mode utama: co-op PvE
- Engine: Unreal Engine 5
- Platform: PS5, Xbox Series, PC, iOS, Android
- Target rilis: 2028
- Sorotan utama: pemain menjadi Gifted yang menjelajahi ruang penuh misteri demi harapan umat manusia
Trailer Resmi
Reverse Collapse Kini Bergerak ke Shooter Kooperatif
Pengumuman Reverse Collapse: F cukup mengejutkan karena membawa nama Reverse Collapse ke arah yang berbeda. Jika Code Name Bakery dikenal sebagai game taktik berbasis giliran, maka proyek baru ini justru mengarah ke third-person shooter kooperatif.
Perubahan ini bisa menjadi langkah besar untuk memperluas dunia Reverse Collapse. Dengan pendekatan shooter PvE, pemain kemungkinan tidak lagi hanya mengatur strategi dari atas map, tetapi langsung masuk ke medan berbahaya bersama pemain lain, menghadapi ancaman secara real-time, dan bekerja sama untuk bertahan hidup.
Ini juga membuat Reverse Collapse: F terasa seperti proyek yang ingin menjangkau audiens lebih luas, terutama pemain yang menyukai game sci-fi action dengan elemen kerja sama tim.
Pemain Berperan sebagai “Gifted”
Dalam deskripsi resminya, pemain akan berperan sebagai salah satu dari banyak individu yang disebut “Gifted.” Mereka dikirim masuk ke wilayah penuh ketakutan dan hal tidak diketahui, dengan misi besar untuk mencari harapan bagi kelangsungan hidup manusia.
Premis ini memberi warna sci-fi yang cukup gelap. Dunia Reverse Collapse: F tampaknya tidak dibangun sebagai masa depan yang penuh kemenangan, tetapi sebagai dunia yang masih berjuang mencari cara untuk bertahan.
Istilah Gifted juga menarik karena memberi ruang besar untuk variasi karakter, kemampuan, dan peran dalam gameplay. Dalam game co-op shooter, konsep seperti ini biasanya bisa diterjemahkan menjadi karakter dengan spesialisasi berbeda, meski detail sistem karakter dan class masih belum dijelaskan secara penuh.
Visual Sci-Fi dan Dunia Penuh Ancaman

Dari pengumuman awal, Reverse Collapse: F terlihat menonjolkan atmosfer sci-fi yang serius. Kata kunci seperti fear, unknown, dan humanity’s survival memberi kesan bahwa game ini akan membawa nuansa survival dan eksplorasi dunia berbahaya.
Penggunaan Unreal Engine 5 juga menjadi poin penting. Dengan engine tersebut, MICA Team punya peluang untuk membangun dunia yang lebih detail, sinematik, dan imersif, terutama karena game ini bergerak ke format action shooter real-time.
Untuk proyek yang akan rilis pada 2028, visual dan skala dunia kemungkinan akan menjadi salah satu hal utama yang terus dipromosikan ke depannya.
Co-op PvE Jadi Fondasi Utama
Salah satu informasi paling penting dari pengumuman ini adalah fokus pada cooperative player-versus-environment shooter. Artinya, game ini akan menempatkan kerja sama pemain sebagai inti pengalaman bermain.
Dalam game co-op PvE, daya tarik biasanya muncul dari:
- pembagian peran antar pemain
- variasi musuh
- encounter yang menuntut koordinasi
- progres karakter atau loadout
- dan misi yang bisa dimainkan bersama
Walau detail mekaniknya belum dibuka, arah ini memberi gambaran bahwa Reverse Collapse: F kemungkinan akan menekankan kerja sama tim, bukan hanya aksi solo.
Hubungan dengan Reverse Collapse dan MICA Team
Nama MICA Team sudah cukup dikenal oleh pemain yang mengikuti proyek seperti Girls’ Frontline dan Reverse Collapse: Code Name Bakery. Karena itu, pengumuman Reverse Collapse: F langsung membawa ekspektasi tertentu, terutama dari sisi dunia, lore, dan desain karakter.
Walaupun belum banyak detail yang menjelaskan seberapa langsung hubungan cerita Reverse Collapse: F dengan Code Name Bakery, penggunaan nama Reverse Collapse jelas membuat banyak pemain penasaran. Apakah game ini akan memperluas timeline yang sama, mengambil sudut pandang baru, atau menjadi cabang baru dalam dunia yang sudah dibangun MICA Team, semuanya masih perlu menunggu informasi lanjutan.
Untuk saat ini, yang paling jelas adalah bahwa Sunborn dan MICA Team tampaknya ingin menjadikan Reverse Collapse: F sebagai proyek sci-fi skala besar yang berbeda dari game sebelumnya.
Kenapa Reverse Collapse: F Menarik?
Ada beberapa alasan kenapa game ini langsung menarik perhatian.
1) Membawa nama Reverse Collapse ke genre baru
Perubahan dari tactical RPG menuju co-op third-person shooter membuat proyek ini terasa segar.
2) Dikembangkan oleh MICA Team
Nama MICA Team memberi ekspektasi kuat dari sisi dunia, lore, dan desain karakter.
3) Fokus pada co-op PvE
Game ini tampaknya akan menonjolkan kerja sama tim dalam menghadapi ancaman sci-fi.
4) Hadir di banyak platform
PS5, Xbox Series, PC, iOS, dan Android membuat jangkauannya sangat luas.
5) Menggunakan Unreal Engine 5
Engine ini membuka potensi visual dan dunia yang lebih sinematik.
Info Rilis
Untuk saat ini, informasi penting yang sudah diketahui adalah:
- Reverse Collapse: F dijadwalkan rilis pada 2028
- game akan hadir untuk PS5, Xbox Series, PC, iOS, dan Android
- genre resminya adalah science-fiction cooperative third-person shooter
- game dikembangkan oleh MICA Team
- penerbitnya adalah Sunborn Network Technology
- halaman reservasi awal sudah tersedia di TapTap
Detail seperti tanggal rilis pasti, sistem karakter, jumlah pemain dalam co-op, model monetisasi, dan wilayah rilis masih belum diumumkan secara lengkap.
Penutup
Reverse Collapse: F menjadi pengumuman yang cukup menarik karena membawa nama Reverse Collapse ke arah yang jauh lebih aksi dan kooperatif. Dengan format third-person shooter PvE, dukungan banyak platform, serta pengembangan memakai Unreal Engine 5, proyek ini terlihat seperti langkah besar baru dari Sunborn dan MICA Team.
Masih banyak detail yang belum dibuka, tetapi fondasinya sudah cukup kuat untuk membuat penggemar sci-fi shooter dan pengikut karya MICA Team menaruh perhatian. Jika eksekusinya solid, Reverse Collapse: F bisa menjadi salah satu proyek co-op shooter Asia yang layak dipantau menuju 2028.