Monochrome Echoes: White Hadir ke Switch Musim Panas, Dungeon RPG dari Tim QUESTER
Monochrome Echoes: White resmi diumumkan akan hadir untuk Nintendo Switch pada musim panas 2026. Game ini diterbitkan oleh Mebius dan dikembangkan oleh Thousand Games, studio yang juga dikenal lewat seri QUESTER.
Versi Switch akan dijual seharga 2.800 yen di Jepang. Sebelumnya, Monochrome Echoes: White sudah rilis penuh untuk PC via Steam pada 24 April 2025, setelah lebih dulu masuk Early Access pada Maret 2025.
Game ini mengusung konsep otherworldly summoning RPG dengan sistem dungeon RPG, eksplorasi, build karakter, dan hack-and-slash sebagai fondasi utamanya.
Ringkasan Cepat
- Game: Monochrome Echoes: White
- Developer: Thousand Games
- Publisher: Mebius
- Platform baru: Nintendo Switch
- Kompatibilitas: Nintendo Switch 2 compatible
- Jadwal Switch: musim panas 2026
- Harga Switch Jepang: 2.800 yen
- Versi PC: tersedia di Steam
- Rilis penuh PC: 24 April 2025
- Genre: otherworldly summoning RPG, dungeon RPG, hack-and-slash, turn-based RPG
- Game design: Hironori Kato
- Producer: Toshimichi Kuwahara
Halaman Steam Resmi
Cuplikan Gameplay
Dungeon RPG dari Sistem QUESTER
Monochrome Echoes: White memakai sistem yang diadaptasi dan diperkuat dari QUESTER, RPG hack-and-slash yang sudah lebih dulu dikenal. Fokus utamanya bukan hanya cerita, tetapi juga eksplorasi, pengembangan karakter, dan pencarian equipment yang bisa mengubah cara bermain.
Steam menjelaskan bahwa game ini dibuat sebagai RPG fantasy dengan sistem yang menekankan exploration and development. Pemain akan menjelajahi area, membuka peta sedikit demi sedikit, mengatur party, lalu memperkuat build lewat equipment, class, dan skill.
Dengan arah seperti ini, Monochrome Echoes: White lebih cocok untuk pemain yang menyukai RPG taktis dengan progression padat, bukan RPG linear yang hanya mengikuti cerita dari titik ke titik.
Dunia Hitam-Putih dan Archipelago of Ruins
Cerita Monochrome Echoes: White berlatar di dunia fantasy yang hanya mengenal white dan black, tempat pedang serta sihir menjadi sumber kekuatan utama.
Pada masa Ancient Empire, Demon King pernah disegel oleh hero yang dipanggil dari dunia lain. Namun, segel tersebut tidak sempurna dan harus diperbarui setiap 200 tahun oleh Clan of the Sealers.
Di saat ritual penyegelan kembali dibutuhkan, pemain dipanggil sebagai hero dari dunia lain. Petualangan kemudian bergerak menuju Archipelago of Ruins, gugusan reruntuhan tempat Demon King tertidur.
Build Karakter Lebih Bebas
Salah satu daya tarik utama game ini ada pada kebebasan build. Press release Mebius menyebut Monochrome Echoes: White membawa fitur seperti class change, skill panel, bounty, dan layer turn battle.
Equipment yang ditemukan secara acak juga memiliki skill tersendiri. Artinya, pemain bisa membangun strategi dari kombinasi class, skill panel, party, dan perlengkapan yang ditemukan selama eksplorasi.
Sistem seperti ini membuat gameplay terasa lebih berulang secara positif. Pemain tidak hanya mengejar level, tetapi juga mencari kombinasi terbaik untuk menghadapi dungeon, musuh, dan target bounty.
Versi Switch Bisa Dicoba Lebih Awal di Osaka
Mebius juga mengumumkan bahwa versi Switch Monochrome Echoes: White akan tersedia untuk dicoba lebih awal di event NIPPONBASHI GAME SHOW 2026.
Event tersebut digelar pada 27–28 Juni 2026 di Joshin Nipponbashi, Osaka. Pemain yang mencoba game ini juga berkesempatan mendapat bonus setting material book secara terbatas, selama stok masih tersedia.
Ini menjadi langkah promosi yang bagus untuk versi Switch, karena pemain bisa langsung merasakan adaptasi kontrol dan pengalaman dungeon RPG-nya sebelum rilis musim panas.
Kenapa Monochrome Echoes: White Menarik?
Ada beberapa alasan kenapa game ini layak dipantau.
1) Hadir ke Switch setelah rilis PC
Versi Switch membuka akses baru untuk pemain yang lebih suka memainkan dungeon RPG secara portable.
2) Sistemnya berasal dari QUESTER
Penggemar RPG build-heavy bisa menemukan formula yang sudah dikembangkan dari game sebelumnya.
3) Fokus pada eksplorasi dan pengembangan karakter
Progression tidak hanya datang dari cerita, tetapi juga dari peta, class, skill, dan equipment.
4) Equipment acak memberi strategi tambahan
Setiap weapon dan gear bisa membawa skill yang memengaruhi taktik party.
5) Setting fantasy hitam-putih punya identitas unik
Dunia white dan black, Demon King, Clan of the Sealers, dan Archipelago of Ruins memberi premis klasik yang tetap mudah diingat.
Info Game
Untuk saat ini, informasi penting yang diketahui adalah:
- Monochrome Echoes: White akan hadir di Nintendo Switch pada musim panas 2026
- versi Switch dijual seharga 2.800 yen di Jepang
- game juga kompatibel dengan Nintendo Switch 2
- versi PC sudah tersedia di Steam
- game dikembangkan oleh Thousand Games
- publisher versi Switch adalah Mebius
- gameplay berfokus pada dungeon RPG, hack-and-slash, class change, skill panel, bounty, dan build party
- cerita berlatar di Archipelago of Ruins, tempat Demon King tertidur
- pemain berperan sebagai hero yang dipanggil dari dunia lain untuk ritual penyegelan ulang
Penutup
Monochrome Echoes: White menjadi kabar menarik untuk pemain Switch yang menyukai dungeon RPG dengan build karakter fleksibel. Dengan sistem yang dikembangkan dari QUESTER, game ini menawarkan eksplorasi, turn-based battle, class change, skill panel, dan equipment acak yang bisa memberi banyak variasi strategi.
Versi PC sudah tersedia di Steam, sementara versi Switch dijadwalkan hadir pada musim panas 2026. Bagi pemain yang mencari RPG kecil tetapi padat sistem, Monochrome Echoes: White layak masuk daftar pantauan.