Swords & Slippers Rayakan Halloween dengan Video “Trick or Treat”, Tampilkan Tiga Putri Dongeng dan Monster Labu
Game action roguelite Swords & Slippers memperlihatkan video promosi bertema Halloween melalui akun X resminya pada 1 November 2026. Video pendek tersebut menampilkan tiga karakter perempuan bersama monster labu raksasa, dengan hutan gelap dan bulan merah sebagai latar.
Developer Mass Creation menyertai video itu dengan candaan tentang Prince Charming yang kehilangan kepalanya secara harfiah. Meski menampilkan visual Halloween yang berbeda dari promosi sebelumnya, belum ada pengumuman bahwa adegan tersebut merupakan mode khusus atau fitur gameplay baru.
Ringkasan Cepat
- Game: Swords & Slippers
- Developer: Mass Creation
- Publisher: Mass Creation
- Genre: Action, Adventure, Indie
- Subgenre: character action roguelite
- Platform: PC / Steam
- Status: dalam pengembangan
- Tanggal rilis: belum diumumkan
- Harga: belum diumumkan
- Wishlist Steam: tersedia
- Mode: single-player
- Perspektif: third-person
- Tema: dongeng fantasi gelap
- Postingan terbaru: video Halloween
- Tanggal posting: 1 November 2026
- Judul dalam video: Trick or Treat
- Karakter promosi: tiga putri dongeng
- Elemen Halloween: monster labu, Jack-o'-lantern, bulan merah, hutan malam
- Tokoh dongeng: Snow White, Red Riding Hood, Rapunzel
- Karakter Prince Charming: bagian dari sistem hubungan dalam game
- Status mode Halloween: belum diumumkan
- Sistem pertarungan: kombinasi serangan dan pergantian karakter
- Mekanik: style meter dan elemental powers
- Struktur permainan: roguelite dengan pergantian waktu hingga tengah malam
- Sistem hubungan: interaksi dan romansa di kastel
- Status trailer YouTube Halloween: belum ditemukan versi resmi yang cocok
- Steam App ID: 3563080
Video Halloween Resmi Swords & Slippers

Tiga Putri Dongeng dan Monster Labu
Video terbaru memperlihatkan tiga karakter perempuan dengan gaya visual yang menyerupai para heroine dongeng Swords & Slippers. Mereka tampil di tengah lingkungan gelap dengan pepohonan, cahaya ungu, dan bulan merah berukuran besar.
Di bagian tengah adegan terdapat monster labu raksasa dengan wajah menyala, sementara beberapa Jack-o'-lantern kecil menghiasi lingkungan sekitarnya. Tulisan “Trick or Treat” juga ditampilkan dengan gaya visual khas Halloween.
Postingan resmi menggunakan candaan tentang tiga alasan untuk kehilangan kepala dan menyebut bahwa Charming mengalaminya secara harfiah. Namun, developer tidak memberikan penjelasan apakah karakter berkepala labu tersebut merupakan musuh, boss, atau hanya bagian dari animasi promosi.
Swords & Slippers Membalikkan Kisah Putri Dongeng
Swords & Slippers mengambil inspirasi dari kisah dongeng klasik dengan pendekatan action roguelite. Dalam game ini, para putri tidak menunggu seorang pangeran untuk menyelamatkan mereka.
Snow White menggunakan beliung kurcaci sebagai senjata, Red Riding Hood memiliki kemampuan yang berkaitan dengan serigala, sementara Rapunzel bertarung menggunakan rambut hidup yang dapat menyerang musuh.
Ketiganya menjadi bagian dari kelompok heroine yang berusaha menghadapi para ibu tiri jahat yang merebut kekuasaan. Cerita dan pertarungan menggabungkan fantasi gelap dengan gaya karakter yang lebih berani dibandingkan dongeng tradisional.
Pertarungan Kombo dan Hubungan dengan Prince Charming
Sistem pertarungan Swords & Slippers menekankan serangan kombo, pergantian karakter di tengah rangkaian serangan, dan penggunaan kekuatan elemen.
Setiap sesi permainan dimulai pada pagi hari. Musuh akan semakin berbahaya menjelang tengah malam, sementara pemain dapat memperkuat karakter melalui kemampuan yang diperoleh selama sesi berlangsung.
Di luar pertarungan, para heroine kembali ke kastel untuk berinteraksi dengan Prince Charming. Pemain dapat membangun kepercayaan, mengungkap cerita pribadi, dan mengembangkan hubungan romantis. Keputusan tertentu dapat mengubah perkembangan kisah masing-masing karakter.
Belum Ada Pengumuman Mode Halloween
Walaupun video “Trick or Treat” menggunakan monster labu dan dekorasi Halloween, Mass Creation belum menyebutnya sebagai pengumuman event atau pembaruan gameplay.
Belum diketahui apakah monster tersebut akan muncul dalam versi permainan, menjadi bagian dari arena khusus, atau hanya dibuat untuk merayakan Halloween.
Sementara itu, halaman Steam Swords & Slippers masih mencantumkan status “To be announced” untuk tanggal rilis. Game belum tersedia untuk pembelian, tetapi pemain dapat menambahkannya ke wishlist.
Kenapa Ini Menarik?
1) Tema Halloween cocok dengan dongeng gelap
Visual monster labu dan bulan merah terasa selaras dengan dunia Swords & Slippers yang memang mengubah cerita dongeng menjadi fantasi aksi.
2) Prince Charming ikut menjadi bagian dari humor promosi
Candaan kehilangan kepala memperlihatkan bagaimana developer menggunakan humor dewasa dan karakter dongeng untuk membangun identitas gamenya.
3) Promosi menjaga perhatian sebelum perilisan
Video singkat seperti ini memberi penggemar konten baru meskipun developer belum mengumumkan tanggal rilis atau fitur tambahan.
Info Game Swords & Slippers
Informasi penting tambahan yang diketahui saat ini:
- Swords & Slippers dikembangkan dan diterbitkan Mass Creation
- game menggunakan konsep action roguelite
- cerita berlatar dunia dongeng yang diputarbalikkan
- para putri menjadi petarung utama
- tujuan mereka berkaitan dengan perlawanan terhadap ibu tiri jahat
- Snow White menggunakan senjata berupa beliung kurcaci
- Red Riding Hood memiliki kekuatan yang berkaitan dengan serigala
- Rapunzel menggunakan rambut hidup sebagai senjata
- setiap heroine memiliki gaya bertarung berbeda
- pemain dapat mengganti karakter ketika melakukan kombo
- style meter memberi penghargaan pada variasi serangan
- kemampuan elemen dapat diperoleh selama permainan
- sesi roguelite dimulai pada pagi hari
- tantangan semakin meningkat mendekati tengah malam
- pemain dapat berinteraksi dengan karakter di kastel
- Prince Charming memiliki peran dalam sistem hubungan
- pilihan pemain dapat memengaruhi cerita dan romansa
- game mengandung tema dan konten dewasa
- tersedia untuk wishlist melalui Steam
- bahasa antarmuka Jepang tercantum dalam dukungan Steam
- bahasa Indonesia belum tercantum sebagai bahasa yang didukung
- video Halloween memperlihatkan tiga heroine dan monster labu
- belum ada konfirmasi mode Halloween khusus
- video resmi tersedia melalui Halloween Announcement on X
- informasi game tersedia melalui Official Website
- halaman Steam tersedia melalui Swords & Slippers on Steam
- video lainnya dapat ditemukan melalui Official YouTube Channel
Penutup
Swords & Slippers merayakan Halloween dengan video “Trick or Treat” yang menampilkan tiga putri dongeng, monster labu, dan suasana fantasi gelap. Promosi tersebut juga membawa humor tentang Prince Charming, meskipun belum mengonfirmasi konten Halloween yang dapat dimainkan.
Game buatan Mass Creation ini masih dalam pengembangan dan tersedia untuk wishlist di Steam. Tanggal rilis resminya belum diumumkan.