Chronicles of the Demon-Slaying Cultivator, Manhwa Murim Kelam dari Redice Studio Resmi Tayang di Naver Webtoon
Redice Studio kembali menghadirkan karya terbarunya di platform Naver Webtoon. Kali ini, mereka meluncurkan Chronicles of the Demon-Slaying Cultivator (멸귀수도전), sebuah manhwa bergenre action-fantasy dengan tema kultivasi dan dunia murim yang gelap dan penuh tragedi. Manhwa ini langsung menarik perhatian komunitas pembaca berkat premis yang unik dan gaya visual yang kuat sejak episode perdananya.
Menariknya, manhwa ini merupakan adaptasi dari web novel yang telah lebih dulu populer dan memiliki basis pembaca setia. Dengan total 173 bab novel yang sudah selesai, materi cerita yang tersedia sangat melimpah, menjanjikan adaptasi jangka panjang yang potensial bagi para penggemar genre xianxia dan martial arts.
Di balik layarnya, manhwa ini digarap oleh tim produksi yang tidak main-main. Penulis naskahnya adalah Yeon Usol, sementara ilustrasinya ditangani oleh Lee Sanchaek, sang artis yang sebelumnya dikenal lewat karyanya di The Last Adventurer. Kombinasi ini menjadikan Chronicles of the Demon-Slaying Cultivator salah satu rilisan baru yang paling dinantikan di musim ini.
Ringkasan Cepat
- Judul: Chronicles of the Demon-Slaying Cultivator (멸귀수도전)
- Judul Alternatif: Kronik Sang Kultivator Penumpas Iblis / Myeolgwisudojeon
- Penulis: Yeon Usol
- Ilustrator: Lee Sanchaek
- Studio: Redice Studio / Solty Dog
- Genre: Action, Adventure, Fantasy, Historical, Martial Arts, Seinen, Supernatural, Tragedy
- Tema: Murim, Kultivasi, Xianxia
- Platform Resmi: Naver Webtoon, Naver Series
- Rating: 17+
- Status: Ongoing (Episode perdana rilis Juli 2026)
- Sumber Materi: Web Novel (173 bab, selesai)
Post Pengumuman Resmi
Cerita dan Premis Utama
Cerita bermula dari tragedi yang menimpa seorang anak laki-laki bernama Lee-se. Setelah secara kejam memenggal hantu jahat yang membunuh kedua orangtuanya, ia justru dicap sebagai monster oleh penduduk desanya sendiri. Kehilangan segala keterikatan pada kehidupan dan tidak memiliki tempat untuk pulang, Lee-se hidup dalam kekosongan yang mendalam.
Di tengah keputusasaannya, ia bertemu dengan Mong-ryeon, seorang goblin yang juga merupakan pemburu hantu berpengalaman. Pertemuan ini mengubah arah hidup Lee-se secara drastis. Ia menetapkan tujuan baru yang ambisius sekaligus mengerikan: memusnahkan seluruh hantu dari muka dunia.
Seiring waktu berjalan bersama, Mong-ryeon menemukan sebuah sifat unik yang tersembunyi dalam diri Lee-se. Menyadari potensi besar anak tersebut, Mong-ryeon mengirimkannya ke Daemudo, sebuah sekte kultivasi yang dikenal luas sebagai algojo di dunia persilatan. Di sinilah perjalanan kultivasi Lee-se yang sesungguhnya dimulai, penuh dengan ujian berat, pertarungan brutal, dan rahasia kelam yang perlahan terkuak.
Adaptasi dari Web Novel 173 Bab
Salah satu kekuatan utama manhwa ini terletak pada sumber materinya. Chronicles of the Demon-Slaying Cultivator diadaptasi dari web novel yang telah selesai dengan total 173 bab di Naver Series. Novel ini sudah lebih dulu membangun basis pembaca yang solid sebelum adaptasi komiknya diumumkan.
Ketersediaan materi novel yang sangat banyak ini menjadi jaminan bahwa manhwa ini memiliki fondasi cerita yang kuat dan terstruktur. Pembaca yang penasaran dengan kelanjutan cerita setelah membaca manhwa-nya bisa langsung beralih ke novel aslinya untuk menikmati alur lengkap hingga ending.
Selain itu, keberadaan novel juga memungkinkan pembaca untuk memahami dunia cerita secara lebih mendalam. Lore, sejarah sekte Daemudo, serta pengembangan karakter sampingan yang mungkin tidak sempat ditampilkan penuh di manhwa, semuanya tersedia dalam versi novel.
Tim Produksi di Balik Layar
Kualitas visual manhwa ini tidak lepas dari tangan dingin Lee Sanchaek, ilustrator yang sebelumnya dikenal sebagai artis dari The Last Adventurer. Gaya gambarnya yang detail dan ekspresif sangat cocok dengan nuansa gelap dan penuh aksi yang diusung oleh cerita ini.
Naskah cerita ditulis oleh Yeon Usol, yang juga merupakan penulis dari novel aslinya. Keterlibatan langsung sang penulis asli dalam adaptasi manhwa menjadi nilai tambah tersendiri, karena menjaga konsistensi cerita dan visi kreatif dari awal hingga ke versi komiknya.
Produksi dikerjakan oleh Redice Studio bekerja sama dengan Solty Dog. Redice Studio sendiri bukan nama asing di industri manhwa, sebelumnya dikenal lewat karya-karya populer seperti Nano Machine dan Myst, Might, Mayhem. Pengalaman mereka dalam menggarap manhwa bertema murim dan kultivasi menjadi jaminan kualitas produksi yang konsisten.
Info Rilis
Berikut informasi penting seputar perilisan manhwa ini:
- Manhwa resmi tayang di Naver Webtoon pada Juli 2026
- Rilis perdana dengan 6 episode sekaligus
- Jadwal update mingguan mengikuti sistem Naver Webtoon
- Web novel asli tersedia lengkap 173 bab di Naver Series
- Terjemahan komunitas bahasa Inggris sudah tersedia hingga Chapter 6 oleh Asura Scans dan Flame Comics
- Terjemahan komunitas bahasa Indonesia tersedia melalui platform Komiku
Penutup
Chronicles of the Demon-Slaying Cultivator hadir sebagai angin segar bagi penggemar manhwa bergenre murim dan kultivasi yang mendambakan cerita dengan nuansa gelap dan karakter yang kompleks. Dengan dukungan novel 173 bab yang sudah selesai, tim produksi berpengalaman dari Redice Studio, serta visual memukau dari Lee Sanchaek, manhwa ini memiliki semua elemen untuk menjadi salah satu seri terkuat di tahun 2026. Bagi Anda yang menyukai kisah perjalanan kultivator dengan konflik moral yang mendalam dan pertarungan brutal, seri ini wajib masuk dalam daftar bacaan.
- Naver Webtoon — Halaman resmi Chronicles of the Demon-Slaying Cultivator
- Naver Series — Halaman komik resmi
- Naver Series — Web novel asli (173 bab)
- Naver Webtoon — Halaman kurasi artis Yeon Usol
- MangaUpdates — Database dan informasi seri
- NovelUpdates — Database web novel
- Anime-Planet — Profil dan ulasan manhwa
- Komiku — Halaman manhwa Bahasa Indonesia
- Comix.to — Terjemahan komunitas Asura Scans
- Kagane — Platform pelacak dan pembaca