RYGAMES
Tersimpan

Dressmaker Rilis di Steam, Simulasi Menjahit dari Pilih Kain hingga Jahit Tembus 400 Ribu Wishlist

Bahasa artikel 3 bahasa tersedia
Ringkasan: Dressmaker resmi hadir melalui Steam pada 21 September 2026, membawa konsep simulasi menjahit yang mencoba menjadikan proses membuat pakaian itu sendiri sebagai
Dressmaker Rilis di Steam, Simulasi Menjahit dari Pilih Kain hingga Jahit Tembus 400 Ribu Wishlist - RYGAMES
Bagikan Artikel
X Hatena Slack Chatwork Facebook Telegram LINE Pinterest Threads Reddit Bluesky LinkedIn Tumblr ChatGPT

Dressmaker Rilis di Steam, Simulasi Menjahit dari Pilih Kain hingga Jahit Tembus 400 Ribu Wishlist

Dressmaker resmi hadir melalui Steam pada 21 September 2026, membawa konsep simulasi menjahit yang mencoba menjadikan proses membuat pakaian itu sendiri sebagai gameplay utama. Game ini dikembangkan oleh Cozy Lives dan diterbitkan Free Lives, dengan dukungan Windows serta macOS.

Alih-alih hanya memilih dress dari katalog, pemain benar-benar melalui tahap pembuatan pakaian: memilih kain, menyusun desain, menempatkan pola, memotong material, menggunakan mesin jahit, lalu menghias hasil akhirnya. Menjelang rilis, proyek ini telah mengumpulkan lebih dari 400.000 wishlist, jauh berkembang dari prototype kecil yang sebelumnya juga menarik perhatian besar pemain.

Ringkasan Cepat

  • Judul: Dressmaker
  • Jenis: cozy tailoring / crafting simulation
  • Genre Steam: Casual, Simulation
  • Developer: Cozy Lives
  • Publisher: Free Lives
  • Tanggal rilis: 21 September 2026
  • Status: sudah dirilis
  • Store utama: Steam
  • Steam App ID: 4019220
  • Platform saat rilis: Windows
  • Platform saat rilis: macOS
  • Mode: single-player
  • Inspirasi utama: real-world dressmaking
  • Wishlist sebelum rilis: lebih dari 400.000
  • Base price global: US$14.99 dengan regional pricing
  • Launch discount: 10%
  • Harga Jepang: ¥1.923
  • Harga launch Jepang: ¥1.730
  • Periode diskon Jepang: hingga 29 September 2026 menurut laporan Game*Spark
  • Story commissions: sekitar 35 jam
  • Jumlah dress pieces: lebih dari 150
  • Jumlah fabrics: lebih dari 450
  • Jumlah accessories: lebih dari 350
  • Tahap crafting: memilih kain
  • Tahap crafting: mendesain dan menentukan warna
  • Tahap crafting: menempatkan pattern pieces
  • Tahap crafting: memotong kain
  • Tahap crafting: menjahit dengan sewing machine
  • Tahap crafting: menambahkan dekorasi
  • Jenis kain: cotton
  • Jenis kain: linen
  • Jenis kain: wool
  • Jenis kain: silk
  • Jenis kain: velvet
  • Dekorasi: buttons
  • Dekorasi: bows
  • Dekorasi: appliqué
  • Dekorasi: lace trims
  • Hasil crafting: dapat diserahkan sebagai commission
  • Hasil crafting: dapat dijual sebagai off-the-rack dress
  • Progress: reputation dan coin
  • Steam Achievements: 32
  • Steam Cloud: didukung
  • Family Sharing: didukung
  • Bahasa Inggris: interface, audio, subtitle
  • Simplified Chinese: interface, audio, subtitle
  • Bahasa Jepang: interface, audio, subtitle
  • Bahasa Indonesia: belum didukung
  • Minimum RAM Windows: 8 GB
  • Minimum storage: 1 GB
  • Minimum macOS hardware: Apple M1
  • Post-launch: bug fixes dan tambahan kain/accessories direncanakan
  • Online Challenge Mode: sedang dikerjakan
  • Transparent fabrics: sedang dikerjakan
  • Steam Deck controller support: akan ditingkatkan
  • Mobile port: direncanakan
  • Switch port: direncanakan
  • Tanggal port mobile/Switch: belum diumumkan
  • Launch trailer: sudah tersedia

Launch Trailer, Steam, dan Gameplay Menjahit

Official Dressmaker Key Art
Official Dressmaker Key Art© Visual assets belong to their respective owners. Used for editorial purposes.
Advertisement
Screenshot gameplay Dressmaker dari Steam© Visual assets belong to their respective owners. Used for editorial purposes.

Bukan Sekadar Dress-Up, Pemain Benar-Benar Membuat Gaun

Hal yang paling membedakan Dressmaker dari game fashion biasa adalah seberapa jauh proses pembuatan pakaian dijadikan aktivitas interaktif.

Pemain memulai dengan memilih kain dari berbagai material seperti cotton, linen, wool, silk, dan velvet. Setelah itu, desain dan warna dapat direncanakan melalui sketchbook sebelum pattern pieces ditempatkan di atas kain.

Sponsored

Penempatan tersebut bukan hanya visual. Steam menjelaskan bahwa arah pattern terhadap grain atau bias dapat memengaruhi tampilan material pada gaun akhir.

Setelah pola ditentukan, kain dipotong lalu dibawa ke sewing machine. Pemain harus menyatukan bagian-bagian gaun sampai membentuk pakaian lengkap.

Tahap terakhir memberi kebebasan untuk memasang buttons, bows, appliqué, lace trims, serta berbagai aksesori di posisi yang diinginkan.

Advertisement

Dengan pendekatan ini, fantasy menjadi seorang dressmaker datang dari proses membuat pakaian, bukan hanya memilih outfit yang sudah selesai.

Pesanan Warga dan Desain Bebas Berjalan Bersamaan

Dressmaker tidak hanya menyediakan sandbox tanpa tujuan.

Warga di dalam game akan datang dengan permintaan gaun berdasarkan selera pribadi dan berbagai acara dalam kalender sosial mereka. Pemain perlu memahami kebutuhan tersebut lalu membuat pakaian custom yang sesuai.

Commission yang berhasil diselesaikan memberi reputation dan coin, membentuk jalur progression selama permainan.

Namun pemain tidak selalu harus mengikuti brief pelanggan. Sistem off-the-rack memungkinkan dress dibuat secara bebas kemudian ditempatkan di shop window untuk dijual sebagai desain siap pakai.

Artinya, dua pendekatan berjalan berdampingan: memenuhi tantangan desain yang sudah ditentukan atau menggunakan koleksi kain, pattern, dan aksesori untuk bereksperimen sesuka hati.

Dan untuk prioritas gameplay yang benar-benar penting, Steam juga memastikan bahwa kucing di toko dapat dielus.

Sekitar 35 Jam Story dan Ribuan Kombinasi Material

Developer memberi gambaran cukup besar mengenai skala versi launch.

Story commissions sendiri diperkirakan memakan waktu sekitar 35 jam, dan angka tersebut belum memasukkan aktivitas membuat off-the-rack dresses.

Konten launch mencakup lebih dari 150 dress pieces, 450 fabrics, dan 350 accessories.

Kombinasi antara bentuk pakaian, pemilihan material, warna, pemotongan, dan penempatan aksesori membuat jumlah hasil akhir yang mungkin dibuat jauh melampaui angka dasar item tersebut.

Seluruh aset tersebut juga disebut dibuat secara internal oleh tim melalui artwork manual atau digital drawing tablet.

Harga dasar global ditetapkan pada US$14.99 dengan regional pricing dan launch discount 10%. Untuk store Jepang, Game*Spark mencatat harga reguler ¥1.923 dan harga promosi ¥1.730.

Dari Prototype Kecil hingga Lebih dari 400 Ribu Wishlist

Dressmaker awalnya bukan proyek besar.

Konsepnya bermula sebagai kolaborasi antara Jonathan Hau-Yoon dan Sabrina Becker, berangkat dari ketertarikan pada costume design dan proses membuat pakaian.

Sebuah prototype awal kemudian dibuat dan menyebar cukup luas secara online. Materi peluncuran developer menyebut prototype tersebut melewati 100.000 download, mendorong Free Lives melihat potensi proyek dengan lebih serius.

Pengembangan kemudian berlanjut melalui Cozy Lives dengan tim khusus. Musik dikerjakan oleh Meydän, sementara penulisan cerita dan dialog ditangani Kerstin Hall.

Pertumbuhannya berlanjut menjelang launch. Steam Community mencatat milestone 100.000 wishlist pada Juni, lebih dari 200.000 pada akhir Juli, dan materi release akhirnya menyebut angka tersebut telah melampaui 400.000 wishlist.

Perjalanan dari prototype kecil menuju ratusan ribu wishlist menjadi salah satu alasan Dressmaker menarik perhatian jauh sebelum tanggal rilisnya.

Update Gratis dan Online Challenge Sudah Mulai Dikerjakan

Versi 1.0 bukan akhir pengembangan.

Cozy Lives menyatakan bahwa dalam beberapa minggu pertama, fokus utamanya adalah memperbaiki bug yang ditemukan pemain sambil menambahkan beberapa fabrics dan accessories baru.

Untuk update yang lebih besar, tim sudah mulai mengerjakan Online Challenge Mode. Mode tersebut direncanakan memberi ruang bagi dressmakers untuk membandingkan desain mereka dan memberikan vote pada karya favorit.

Transparent fabrics juga sedang dikembangkan. Fitur ini belum masuk versi launch karena layered transparency dengan double-sided meshes masih membutuhkan penyempurnaan agar terlihat benar.

Steam Deck juga menjadi target perbaikan. Developer mengatakan game sudah dapat berjalan cepat di perangkat tersebut, tetapi proper controller support masih ingin ditingkatkan.

Selain itu, tim mengonfirmasi bahwa mobile dan Switch ports sedang direncanakan setelah banyak permintaan dari komunitas. Belum ada tanggal, harga, ataupun versi Switch spesifik yang diumumkan.

Jepang Langsung Mendapat Dukungan Bahasa Penuh

Steam saat ini mencantumkan tiga bahasa utama pada Dressmaker: English, Simplified Chinese, dan Japanese.

Ketiganya mendapat dukungan interface, full audio, dan subtitles.

Hal ini penting untuk perilisan Jepang karena pemain tidak hanya memperoleh menu dan teks yang diterjemahkan, tetapi listing Steam juga mencantumkan audio Jepang.

Sementara itu, Bahasa Indonesia belum masuk dalam daftar bahasa resmi yang didukung.

Di PC, minimum requirement Windows mencakup Windows 10 atau lebih baru, Intel Core i5 atau AMD Ryzen, RAM 8 GB, Intel UHD 630 atau lebih tinggi, DirectX 11, serta storage sekitar 1 GB.

Untuk Mac, minimum yang dicantumkan adalah Apple M1 dengan RAM 8 GB dan storage 1 GB.

Kenapa Ini Menarik?

1) Proses menjahit menjadi mekanik, bukan sekadar tema

Memilih kain, menempatkan pola, memotong, menjahit, sampai dekorasi semuanya dimainkan secara langsung.

2) Kreativitas tetap punya struktur

Commission memberi target desain tertentu, sementara off-the-rack dresses memberi ruang untuk eksperimen tanpa brief pelanggan.

3) Skala kontennya cukup besar untuk game crafting niche

Lebih dari 150 bagian gaun, 450 kain, 350 aksesori, dan sekitar 35 jam commission memberi banyak bahan untuk menciptakan desain berbeda.

4) Pengembangan tidak berhenti setelah launch

Challenge online, transparent fabrics, controller support tambahan, serta port mobile dan Switch sudah masuk rencana meski belum memiliki jadwal.

Info Game

Untuk saat ini, informasi penting tambahan yang diketahui adalah:

  • Dressmaker dikembangkan oleh Cozy Lives
  • Free Lives bertindak sebagai publisher
  • game resmi dirilis pada 21 September 2026
  • Steam App ID adalah 4019220
  • genre resmi Steam adalah Casual dan Simulation
  • game dimainkan secara single-player
  • Windows didukung
  • macOS didukung
  • game terinspirasi oleh proses dressmaking sungguhan
  • pemain tidak memerlukan pengetahuan menjahit sebelumnya untuk mulai bermain
  • pemain dapat membeli berbagai jenis kain
  • material termasuk cotton, linen, wool, silk, dan velvet
  • desain dibuat melalui sketchbook
  • warna dress dapat ditentukan pemain
  • fabric samples dapat digunakan dalam proses desain
  • appliqué dapat ditambahkan
  • pattern pieces ditempatkan secara manual
  • orientasi kain terhadap grain atau bias memengaruhi hasil
  • desain dapat dipreview pada mannequin
  • bagian kain kemudian dijahit menggunakan sewing machine
  • buttons dapat ditempatkan bebas
  • bows dapat digunakan sebagai dekorasi
  • lace trims tersedia
  • berbagai accessories juga tersedia
  • warga memberikan custom commissions
  • commission dapat terkait dengan event tertentu di kalender sosial
  • menyelesaikan order memberikan reputation
  • pemain juga memperoleh coin
  • dress buatan bebas dapat dijual off the rack
  • shop window digunakan untuk menampilkan desain siap jual
  • kucing toko dapat dielus
  • story commissions diperkirakan sekitar 35 jam
  • aktivitas off-the-rack tidak termasuk dalam estimasi 35 jam tersebut
  • terdapat lebih dari 150 dress pieces
  • terdapat lebih dari 450 fabrics
  • terdapat lebih dari 350 accessories
  • game melewati 400.000 wishlist menjelang launch
  • base price global diumumkan US$14.99 dengan regional pricing
  • launch discount adalah 10%
  • harga Jepang yang dilaporkan adalah ¥1.923
  • harga launch Jepang adalah ¥1.730
  • game memiliki 32 Steam Achievements
  • Steam Cloud didukung
  • Family Sharing didukung
  • Japanese interface didukung
  • Japanese full audio didukung
  • Japanese subtitles didukung
  • English interface, audio, dan subtitle didukung
  • Simplified Chinese interface, audio, dan subtitle didukung
  • Bahasa Indonesia belum didukung
  • minimum Windows adalah Windows 10 atau lebih baru
  • minimum RAM adalah 8 GB
  • minimum GPU yang disebut adalah Intel UHD 630 atau lebih tinggi
  • DirectX 11 dibutuhkan di Windows
  • minimum storage sekitar 1 GB
  • macOS minimum menggunakan Apple M1
  • update kecil setelah launch akan fokus pada bug fixes
  • fabrics dan accessories tambahan juga direncanakan
  • Online Challenge Mode sedang dikembangkan
  • mode tersebut dirancang untuk membandingkan dan memberi vote pada dress pemain lain
  • transparent fabrics belum tersedia saat launch
  • fitur tersebut masih membutuhkan penyempurnaan rendering
  • proper controller support untuk Steam Deck sedang dikerjakan
  • developer menyatakan game sudah dapat berjalan di Steam Deck
  • port mobile direncanakan
  • port Switch direncanakan
  • tidak ada tanggal port mobile yang diumumkan
  • tidak ada tanggal port Switch yang diumumkan
  • prototype awal pernah melewati 100.000 download
  • musik game digarap Meydän
  • cerita dan dialog ditulis Kerstin Hall
  • informasi resmi tersedia melalui Free Lives Official Website
  • launch trailer tersedia melalui Dressmaker Official Launch Trailer
  • versi PC dan Mac tersedia melalui Dressmaker on Steam
  • roadmap awal pascarilis tersedia melalui Dressmaker Official Launch Announcement

Penutup

Dressmaker mencoba membawa fantasy menjadi seorang penjahit ke level yang lebih konkret dengan menjadikan pemilihan kain, pemotongan pola, sewing machine, dan dekorasi sebagai inti permainan. Setelah tumbuh dari prototype kecil hingga melewati 400.000 wishlist, versi penuh kini sudah tersedia melalui Steam.

Cozy Lives juga belum selesai mengembangkan game setelah launch. Online Challenge Mode, transparent fabrics, controller support Steam Deck yang lebih baik, serta port mobile dan Switch sudah berada dalam rencana, tetapi seluruh fitur tersebut belum memiliki tanggal peluncuran spesifik.

Reaksi artikel

Baca Juga