Uraroji Game Company Mulai Debut 5 VTuber, Gabungkan Game dengan Hukum, Farmasi hingga Seni
Uraroji Game Company (ウラロジゲームカンパニー) resmi memasuki fase debut generasi pertamanya dengan pendekatan yang cukup berbeda dari agensi VTuber game pada umumnya. Lima talent yang bergabung tidak hanya membawa persona dan preferensi game masing-masing, tetapi juga memiliki bidang keahlian khusus yang digunakan untuk membedah bagaimana sebuah game bekerja, bercerita, atau merepresentasikan dunia nyata.
Debutnya berlangsung melalui relay pada 19–20 Agustus 2026 dan dioperasikan oleh Lighthouse Studio, perusahaan di balik media game Jepang Kamigame / 神ゲー攻略. Proyek ini mengusung konsep “more game more fun”, dengan target menemukan kembali daya tarik game melalui livestream, video teredit, pengetahuan spesialis, serta aktivitas berbasis high-end 3D.
Ringkasan Cepat
- Nama proyek: Uraroji Game Company
- Nama Jepang: ウラロジゲームカンパニー
- Format: agensi VTuber / game-focused media project
- Operator: Lighthouse Studio
- Grup perusahaan: CARTA HOLDINGS
- Generasi: generasi pertama / 1期生
- Jumlah anggota debut: 5 VTuber
- Periode debut relay: 19–20 Agustus 2026
- Konsep: “more game more fun”
- Fokus: menemukan kembali daya tarik game melalui keahlian dan sudut pandang khusus
- Format konten: livestream + video teredit + proyek grup
- Model: high-end 3D menjadi basis aktivitas sejak debut
- Video teaser: dirilis 4 Agustus 2026
- Format teaser: live-action × 3DCG
- Promosi Shibuya: outdoor advertising dimulai 10 Agustus 2026
- Setting proyek: Shibuya
- Lore: lima karakter dari dunia game berbeda mengalami reverse isekai menuju dunia modern
- Pemicu lore: fenomena lintas dunia bernama “SCRAMBLE ERROR”
- Kondisi setelah berpindah dunia: ingatan masa lalu hilang, tetapi keyakinan dan keahlian mereka tetap tersisa
- Toba Lila / 計羽リーラ: president
- Keahlian Lila: accounting, business administration, taxation
- Character design Lila: Ryota-H
- Eikoku Nema / 映刻ネマ: creative
- Keahlian Nema: film studies dan direction
- Character design Nema: Esojiros / 雨壱絵穹
- Yakushiji Mei / 薬師寺メイ: science / medical
- Keahlian Mei: chemistry, pharmacy, biology
- Character design Mei: Makihitsuji / 巻羊
- Rokujo Mikoto / 六条ミコト: legal
- Keahlian Mikoto: law dan legal interpretation
- Character design Mikoto: Yuugen / ゆーげん
- Uzuki Awai / 渦記アワイ: art / archive
- Keahlian Awai: art research dan archiving
- Character design Awai: Honda Roaro / 本田ロアロ
- 19 Agustus 20.00: Yakushiji Mei
- 19 Agustus 20.30: Eikoku Nema
- 19 Agustus 21.00: Uzuki Awai
- 20 Agustus 20.00: Rokujo Mikoto
- 20 Agustus 20.30: Toba Lila
- Zona waktu jadwal: waktu Jepang
- Konten awal Lila: membedah model bisnis Pokémon Center dari perspektif accounting dan management
- Konten awal Nema: menganalisis penggunaan warna dalam Detroit: Become Human
- Konten awal Mei: melihat Venusaur melalui botani, biologi, dan toksikologi
- Konten awal Mikoto: membaca aksi Mario Kart World melalui hukum dunia nyata
- Konten awal Awai: menghubungkan treasure di Pikmin 4 dengan seni dan sejarah nilai benda
- Aktivitas grup: konten bersama melalui official channel
- Ekspansi yang direncanakan: video production, real events, publishing, dan pengembangan IP lain
- Asal proyek: audisi generasi pertama dibuka pada November 2025
- Rencana sejak audisi: debut musim panas 2026 menggunakan model 3D
Pengumuman Debut, Teaser PV, dan Visual Generasi Pertama

Game Tidak Hanya Dimainkan, tetapi Dibaca dari Bidang Keahlian
Identitas utama Uraroji Game Company berada pada kombinasi game × specialist knowledge.
Alih-alih menjadikan keahlian profesional sebagai ornamen profil, setiap anggota diarahkan untuk memakai pengetahuan tersebut sebagai dasar konten. Game dengan perusahaan, ekonomi, atau monetisasi dapat dibahas lewat accounting dan business; cerita kriminal atau kontrak dapat ditinjau melalui hukum; obat, infeksi, dan makhluk fantasi dapat dihubungkan dengan pharmacy, chemistry, atau biology.
Pendekatan yang sama berlaku pada medium visual. Cinematography, penggunaan warna, framing, dan struktur cerita dapat dibaca dari film studies, sementara objek, desain dunia, sejarah visual, dan budaya pemain dapat dibahas melalui perspektif seni dan arsip.
Artinya, gameplay tetap menjadi pintu masuk, tetapi bukan selalu tujuan akhirnya. Format ini dirancang agar satu game bisa menghasilkan pembahasan yang berbeda tergantung siapa talent yang memegangnya.
Lima Talent Membawa Lima Perspektif Berbeda

Toba Lila (計羽リーラ) menempati posisi president. Lore-nya menggambarkan dirinya sebagai mantan penguasa kasino dari sebuah kerajaan, sementara keahlian yang tersisa setelah kehilangan ingatan adalah accounting, business administration, dan taxation.

Eikoku Nema (映刻ネマ) menjadi creative member dengan latar film studies dan direction. Ia diarahkan untuk membaca camera work, narasi, representasi karakter, hingga bahasa visual yang digunakan game.

Yakushiji Mei (薬師寺メイ) menangani sisi science dan medical melalui chemistry, pharmacy, serta biology. Ruang bahasannya mencakup tumbuhan, racun, obat, penyakit, hingga bagaimana makhluk fiksi dapat dibandingkan dengan organisme nyata.

Rokujo Mikoto (六条ミコト) menjadi legal member. Hukum, kontrak, sistem negara, tindakan kriminal, dan aturan yang biasa dianggap normal dalam game dapat dibawa kembali ke kerangka legal dunia nyata.

Sementara itu, Uzuki Awai (渦記アワイ) bergerak di art research dan archiving. Fokusnya dapat mencakup sejarah seni, desain, cara sebuah objek memperoleh nilai, preservation, serta budaya yang terbentuk di sekitar game.
Video Awal Sudah Memperlihatkan Formula Kontennya
Sebelum dan beriringan dengan first livestream, masing-masing talent juga diperkenalkan melalui video yang menunjukkan bagaimana spesialisasi tersebut digunakan.
Toba Lila membahas pertanyaan sederhana dari Pokémon: bagaimana Pokémon Center bisa terus menyediakan layanan penyembuhan tanpa biaya kepada Trainer? Topiknya kemudian dibawa ke persoalan maintenance, toko, model bisnis, hingga kemungkinan nilai ekonomi dari data.
Eikoku Nema menggunakan Detroit: Become Human untuk mengamati warna sebagai bahasa visual. Nuansa yang melekat pada Connor dan perubahan warna di jalur karakter lain dibaca bersama teknik film dan cara warna memengaruhi persepsi penonton.
Yakushiji Mei mengambil Venusaur sebagai bahan kajian, menghubungkan tipe Grass/Poison dengan tumbuhan, serbuk sari, racun, serta kemungkinan inspirasi biologis pada desainnya.
Rokujo Mikoto menggunakan Mario Kart World untuk menguji apa yang terjadi jika tindakan yang lazim dilakukan saat balapan diterapkan ke sistem hukum nyata.
Uzuki Awai berangkat dari Pikmin 4, khususnya bagaimana benda sehari-hari dapat berubah menjadi “treasure” ketika fungsi dan konteks aslinya tidak lagi diketahui, lalu menghubungkannya dengan gagasan nilai dalam sejarah seni.
Kelima contoh tersebut memperlihatkan bahwa “expertise” memang dibangun menjadi format editorial, bukan sekadar lore karakter.
First Stream Berlangsung Dua Hari dan Langsung Berbasis 3D
First-stream relay dibagi ke dalam dua malam.
Pada 19 Agustus, Yakushiji Mei membuka rangkaian pukul 20.00, dilanjutkan Eikoku Nema pada 20.30 dan Uzuki Awai pada 21.00. Pada 20 Agustus, giliran Rokujo Mikoto pukul 20.00 dan Toba Lila pukul 20.30.
Salah satu keputusan produksi yang membedakan proyek ini adalah penggunaan high-end 3D sejak awal aktivitas.
Lighthouse Studio sebelumnya sudah menjadikan debut menggunakan model 3D sebagai bagian dari rencana saat audisi generasi pertama dibuka pada November 2025. Setelah anggota ditentukan, strategi tersebut dipertahankan dalam bentuk livestream maupun video teredit.
KAI-YOU juga menjelaskan bahwa setiap karakter memiliki ruang 3D yang berkaitan dengan pekerjaan atau sifatnya. Ruang tersebut diposisikan bukan sekadar background statis, melainkan bagian dari gagasan bahwa lima karakter benar-benar bekerja dan hidup sebagai anggota sebuah company di Shibuya.
Lima Karakter Menolak Bad Ending dan Berakhir di Shibuya
Di balik konsep media dan keahlian, Uraroji Game Company memiliki lore bersama.
Kelima anggota diceritakan berasal dari dunia game berbeda dan sebelumnya merupakan karakter yang hanya diberikan jalan menuju bad ending. Ketika mereka menolak akhir yang sudah ditentukan, muncul fenomena lintas dunia bernama SCRAMBLE ERROR.
Mereka kemudian terlempar menuju Shibuya—lokasi yang dijadikan “singularity” tempat batas antardunia menipis.
Perpindahan itu mempunyai konsekuensi. Mereka kehilangan ingatan dan status dari kehidupan sebelumnya, tetapi beberapa hal tetap tertanam: keyakinan, minat, serta keahlian yang kemudian menjadi identitas masing-masing.
Game akhirnya menjadi titik temu kelima karakter. Bagi mereka, medium tersebut sekaligus berasal dari dunia yang mereka tinggalkan dan menjadi cara untuk membangun kehidupan baru di dunia modern.
Dari sinilah bentuk “company” memperoleh fungsi naratif: bukan hanya nama agensi di luar cerita, tetapi organisasi yang dibentuk karakter untuk menciptakan kelanjutan cerita mereka sendiri.
Lighthouse Studio Membawa Pengalaman Media Game ke Format VTuber
Operasional proyek berada di bawah Lighthouse Studio, perusahaan grup CARTA HOLDINGS yang juga mengoperasikan Kamigame / 神ゲー攻略.
Situs perusahaan menyebut Kamigame telah berkembang hingga melampaui 100 juta page views per bulan, memberikan Lighthouse latar yang cukup kuat dalam produksi dan distribusi informasi game.
Uraroji Game Company kemudian mencoba menggabungkan pengalaman media tersebut dengan sifat VTuber yang berbasis karakter, livestream, komunitas, dan storytelling.
Rencana aktivitasnya juga tidak berhenti pada individual stream. Official channel akan dipakai untuk proyek bersama, sementara strategi yang diumumkan mencakup edited video, 3D content, marketing dan tie-up, hingga kemungkinan real event, publishing, serta pengembangan IP.
Dengan demikian, istilah “Game Company” di sini tidak hanya berfungsi sebagai gimmick perusahaan fiksi. Struktur proyek memang dibangun mendekati sebuah media company yang talent-nya sekaligus menjadi wajah, karakter, presenter, dan pembuat konten.
Kenapa Ini Menarik?
1) Keahlian anggota menentukan bentuk konten
Lima bidang tersebut tidak berhenti pada profil karakter. Video awal sudah menunjukkan accounting, film, science, law, dan art digunakan untuk mengembangkan pertanyaan yang biasanya tidak muncul dari gameplay konvensional.
2) Debut 3D menjadi fondasi, bukan milestone belakangan
Banyak proyek virtual menggunakan 3D sebagai ekspansi setelah aktivitas berjalan. Uraroji justru merancang high-end 3D sebagai format dasar sejak proses perekrutan generasi pertama.
3) Lore dan struktur bisnis dibuat saling berhubungan
Kelima karakter tidak hanya berada dalam satu kelompok karena mereka VTuber. Cerita reverse isekai, Shibuya, kehilangan memori, profesi, dan pembentukan company digunakan untuk menjelaskan mengapa mereka membuat konten bersama.
4) Lighthouse mencoba menyatukan media game dan talent-driven content
Pengalaman mengoperasikan media game memberi proyek ini dasar editorial yang berbeda. Tantangannya kemudian adalah apakah pengetahuan tersebut dapat diterjemahkan menjadi video dan livestream yang tetap menghibur tanpa kehilangan kedalaman.
Info VTuber
Untuk saat ini, informasi penting tambahan yang diketahui adalah:
- nama resmi proyek adalah Uraroji Game Company / ウラロジゲームカンパニー
- operator utama saat debut adalah Lighthouse Studio
- Lighthouse Studio merupakan perusahaan grup CARTA HOLDINGS
- proyek generasi pertama berasal dari proses audisi yang dimulai pada November 2025
- saat audisi, debut ditargetkan pada musim panas 2026 menggunakan model 3D
- lima anggota generasi pertama akhirnya diperkenalkan untuk debut Agustus 2026
- teaser PV resmi dirilis 4 Agustus
- teaser menggabungkan live-action dan 3DCG
- outdoor advertising mulai ditampilkan di Shibuya pada 10 Agustus
- first-stream relay berlangsung 19–20 Agustus
- Yakushiji Mei mendapat slot 19 Agustus pukul 20.00
- Eikoku Nema mendapat slot 19 Agustus pukul 20.30
- Uzuki Awai mendapat slot 19 Agustus pukul 21.00
- Rokujo Mikoto mendapat slot 20 Agustus pukul 20.00
- Toba Lila mendapat slot 20 Agustus pukul 20.30
- kelima talent menggunakan high-end 3D sebagai basis aktivitas
- individual channel digunakan untuk livestream dan video berdasarkan spesialisasi masing-masing
- official channel direncanakan untuk multi-member content
- tagline proyek adalah “more game more fun”
- cerita utama menempatkan lima karakter sebagai penghuni dunia game yang mengalami reverse isekai
- fenomena perpindahan dunia dalam lore disebut SCRAMBLE ERROR
- Shibuya menjadi pusat setting dunia modern proyek
- Toba Lila didesain Ryota-H
- Eikoku Nema didesain Esojiros / 雨壱絵穹
- Yakushiji Mei didesain Makihitsuji / 巻羊
- Rokujo Mikoto didesain Yuugen / ゆーげん
- Uzuki Awai didesain Honda Roaro / 本田ロアロ
- informasi utama tersedia melalui situs resmi Uraroji Game Company
- pengumuman debut tersedia melalui halaman berita resmi
- update proyek tersedia melalui Uraroji Game Company di X
- video resmi tersedia melalui Uraroji Game Company di YouTube
- kanal Toba Lila tersedia melalui YouTube
- kanal Eikoku Nema tersedia melalui YouTube
- kanal Yakushiji Mei tersedia melalui YouTube
- kanal Rokujo Mikoto tersedia melalui YouTube
- kanal Uzuki Awai tersedia melalui YouTube
Penutup
Uraroji Game Company memulai generasi pertamanya dengan lima talent yang sengaja dibangun di sekitar bidang pengetahuan berbeda. Accounting dan bisnis, film, pharmacy dan biology, law, serta art tidak sekadar dicantumkan sebagai atribut karakter, tetapi mulai digunakan sebagai cara untuk melihat kembali game dari sudut yang berbeda.
Debut relay berlangsung pada 19–20 Agustus 2026 dengan high-end 3D sebagai fondasi aktivitas. Setelah fase perkenalan ini, perkembangan yang masih perlu dilihat adalah bagaimana format specialist content tersebut diterapkan secara konsisten dalam livestream, video grup, real event, publishing, dan ekspansi IP yang telah masuk ke rencana jangka panjang proyek.
- Uraroji Game Company Official Website — First-Generation Debut, Member Expertise, Story, 3D Activities, and Project Vision
- Uraroji Game Company Official X — First-Stream Relay Schedule for August 19–20, 2026
- Uraroji Game Company Official YouTube — First-Generation Teaser PV
- Lighthouse Studio — Official Debut Announcement, Operator Information, and Media Project Strategy
- KAI-YOU — Tie-Up Feature Covering Member Expertise, First Videos, 3D Activities, and Debut Context
- PR TIMES / Lighthouse Studio — 2025 First-Generation Audition Launch and Original 3D Debut Plan
- Lighthouse Studio — Company Profile, Kamigame Media Business, and Uraroji Game Company Service Overview