RYGAMES
Tersimpan

Girlfailure Art Club Buka Halaman Steam, Teaser PV Perkenalkan Empat Siswi Otaku

Bahasa artikel 3 bahasa tersedia
Ringkasan: Visual novel romansa ini dijadwalkan rilis untuk Windows PC pada 2027. Ceritanya berangkat dari pengalaman kreatornya sebagai anggota klub seni semasa sekolah
Girlfailure Art Club Buka Halaman Steam, Teaser PV Perkenalkan Empat Siswi Otaku - RYGAMES
Bagikan Artikel
X Hatena Slack Chatwork Facebook Telegram LINE Pinterest Threads Reddit Bluesky LinkedIn Tumblr ChatGPT

Girlfailure Art Club Buka Halaman Steam, Teaser PV Perkenalkan Empat Siswi Otaku

Girlfailure Art Club telah membuka halaman resminya di Steam pada 5 Agustus 2026. Bersamaan dengan dimulainya penerimaan wishlist, ARTODRIA juga merilis teaser PV pertama yang memperkenalkan konsep permainan dan para anggota klub seni.

Visual novel romansa ini dijadwalkan rilis untuk Windows PC pada 2027. Ceritanya berangkat dari pengalaman kreatornya sebagai anggota klub seni semasa sekolah, kemudian dibalut budaya otaku, meme, dan rasa malu akibat mengingat tingkah masa remaja pada era 2010-an.

Ringkasan Cepat

  • Judul global resmi: Girlfailure Art Club
  • Judul Jepang: 美術部カノジョ -Girlfailure Art Club-
  • Romanisasi judul Jepang: Bijutsubu Kanojo
  • Format: game PC
  • Genre: romance visual novel, dating simulation, comedy, dan school life
  • Developer: ARTODRIA
  • Publisher: ARTODRIA
  • Kreator utama: Todoki Uka
  • Bentuk studio: brand indie produksi perseorangan
  • Platform: Windows PC melalui Steam
  • Target rilis: 2027
  • Tanggal pasti: belum diumumkan
  • Harga: belum diumumkan
  • Status Steam: halaman store telah dibuka
  • Wishlist: telah tersedia
  • Materi terbaru: teaser PV pertama dan halaman Steam
  • Mode pemain: single-player
  • Perkiraan durasi: sekitar delapan jam
  • Jumlah ending: sekitar 6+α
  • Pilihan cerita: memengaruhi hubungan dan perkembangan cerita
  • Nama default protagonis: Mamoru Gasai
  • Perubahan nama protagonis: didukung
  • Sekolah: Akeba Academy
  • Klub awal protagonis: klub tenis
  • Klub utama cerita: klub seni
  • Julukan protagonis: Prince Senpai
  • Anggota klub: Rinne, Shoko, Kana, dan Yurie
  • Karakter yang dapat dijalin romansa: Rinne, Shoko, dan Kana
  • Yurie: bukan karakter romanceable
  • Bahasa: Jepang, Inggris, Mandarin Sederhana, Mandarin Tradisional, Korea, dan Portugis Brasil
  • Bahasa Indonesia: belum didukung
  • Sulih suara: belum dikonfirmasi
  • Steam Achievements: direncanakan
  • Steam Workshop: dicantumkan
  • Family Sharing: didukung
  • Versi konsol: belum diumumkan

Pengumuman, Teaser PV, Steam, dan Key Art

Key Art Girlfailure Art Club
Key Art Girlfailure Art Club© Visual assets belong to their respective owners. Used for editorial purposes.
Advertisement
Girlfailure Art Club Teaser PV© Visual assets belong to their respective owners. Used for editorial purposes.

Steam Dibuka Menjelang Perilisan 2027

Halaman Steam Girlfailure Art Club mulai tersedia pada 5 Agustus 2026. Pemain kini dapat memasukkannya ke wishlist, tetapi tanggal peluncuran dan harga masih belum ditentukan.

Versi yang diumumkan hanya untuk Windows PC. ARTODRIA belum menyampaikan rencana perilisan bagi PlayStation, Xbox, Nintendo Switch, maupun perangkat mobile.

Sponsored

Steam mencantumkan dukungan single-player, achievements, Workshop, dan Family Sharing. Kebutuhan penyimpanan minimumnya tercatat sebesar 6 GB, sedangkan konfigurasi yang direkomendasikan menyediakan sekitar 10 GB ruang kosong.

Enam bahasa antarmuka dan subtitle telah direncanakan untuk perilisan. Daftar tersebut mencakup Jepang, Inggris, Mandarin Sederhana dan Tradisional, Korea, serta Portugis Brasil, tetapi belum memuat Bahasa Indonesia.

Pindah dari Klub Tenis dan Dijuluki Prince Senpai

Protagonis merupakan siswa kelas dua Akeba Academy dengan nama default Mamoru Gasai. Namanya dapat diubah oleh pemain.

Advertisement

Mamoru awalnya bergabung dengan klub tenis untuk menikmati kehidupan sekolah. Ia kemudian merasa tidak cocok dengan suasana para anggota yang terlalu ramai dan ekstrovert, sementara peraturan sekolah mewajibkan setiap siswa mengikuti kegiatan klub.

Ia memilih klub seni karena mengira aktivitasnya akan lebih tenang. Keputusan tersebut justru membuatnya menjadi satu-satunya siswa laki-laki di antara empat anggota perempuan yang sama-sama memiliki ketertarikan kuat terhadap budaya otaku.

Para anggota klub segera menjadikannya bahan permainan dan memberinya julukan Prince Senpai. Kegiatan mereka mencakup saling memperlihatkan sketchbook, pergi karaoke, mengunjungi toko anime, dan menjalani keseharian sekolah yang berubah mengikuti pilihan pemain.

Tiga Jalur Romansa dan Satu Ketua yang Tidak Bisa Ditaklukkan

Rinne Murata adalah siswi kelas dua berkacamata merah yang berada di kelas yang sama dengan protagonis. Ia pendiam, sering menggambar sendirian, mendalami budaya subkultur serta underground, dan ingin masuk universitas seni nasional sebelum hidup mandiri di Tokyo.

Shoko Hasegawa merupakan siswi kelas tiga sekaligus wakil ketua klub. Kegemarannya terhadap manga komedi memengaruhi cara bicara dan reaksi berlebihan yang sering ia gunakan. Di balik sikap kasarnya, Shoko tidak percaya diri terhadap tinggi dan bentuk tubuhnya serta menyimpan impian yang belum pernah ia ungkapkan.

Kana Kitano adalah siswi kelas satu yang bercita-cita menjadi pengisi suara. Ia berbicara dengan suara imut, mengucapkan efek suara secara langsung, dan segera menganggap protagonis sebagai pangerannya setelah jatuh cinta pada pandangan pertama.

Ketua klub Yurie Ishihara terlihat lembut, tetapi dapat berubah menakutkan ketika marah. Ia menulis cerita self-insert dan sangat menyukai tokoh fiktif Kyoya Tobari. Karena protagonis dianggap tidak mungkin menandingi karakter tersebut, Yurie secara resmi tidak termasuk jalur romansa.

Budaya Otaku 2010-an Menjadi Bagian Cerita

Girlfailure Art Club menggunakan referensi, meme, gaya bicara, dan kebiasaan komunitas otaku era 2010-an sebagai bagian dari dialog serta komedinya.

Istilah girlfailure pada judul global tidak sekadar digunakan untuk mengejek para karakter. ARTODRIA menjelaskannya sebagai cara menggambarkan gadis-gadis yang sulit menyesuaikan diri secara sosial dan terlalu sadar terhadap kekurangan sendiri, tetapi tetap diperlakukan sebagai pribadi yang layak dicintai.

Skenarionya ditulis oleh Todoki Uka, yang juga menangani produksi, penyutradaraan, desain karakter, dan pemrograman. Pengalamannya sebagai anggota klub seni selama sekolah digunakan untuk membuat kebiasaan para karakter terasa dekat dengan lingkungan tersebut.

Pilihan pemain akan mengubah hubungan dan membawa cerita menuju sekitar enam ending utama beserta variasi tambahan. Estimasi durasi keseluruhannya berada di sekitar delapan jam, meski jumlah serta panjang konten masih dapat berubah selama pengembangan.

Kenapa Ini Menarik?

1) Karakternya tidak dibuat sebagai heroine sempurna

Rinne, Shoko, dan Kana memiliki rasa tidak percaya diri, kebiasaan sosial yang canggung, serta sisi yang dapat membuat protagonis ikut merasa malu. Kekurangan tersebut justru menjadi dasar hubungan mereka.

2) Budaya otaku menjadi bagian dari kehidupan klub

Karaoke, toko anime, sketchbook, fanfiction, manga, dan mimpi menjadi seiyuu digunakan dalam kegiatan sehari-hari, bukan hanya sebagai label karakter.

3) Tidak semua anggota klub dapat dijalin romansa

Yurie tetap menjadi karakter utama dalam dinamika kelompok, tetapi obsesinya kepada tokoh fiktif membuatnya berada di luar jalur percintaan protagonis.

4) Proyeknya berasal dari pengalaman kreator

Todoki Uka mengembangkan cerita dari pengalamannya sendiri di klub seni, lalu mengolah kenangan memalukan masa sekolah menjadi comedy romance yang tetap memperlakukan karakternya dengan empati.

Info Game

Untuk saat ini, informasi penting yang diketahui adalah:

  • Girlfailure Art Club merupakan visual novel romansa dari ARTODRIA
  • judul Jepangnya adalah 美術部カノジョ -Girlfailure Art Club-
  • game dijadwalkan rilis untuk Windows PC pada 2027
  • halaman Steam dan penerimaan wishlist telah dibuka
  • teaser PV pertama telah dirilis
  • pemain mengendalikan siswa kelas dua bernama default Mamoru Gasai
  • nama protagonis dapat diubah
  • Mamoru pindah dari klub tenis menuju klub seni
  • ia menjadi satu-satunya anggota laki-laki dan mendapat julukan Prince Senpai
  • empat anggota perempuan klub adalah Rinne, Shoko, Kana, dan Yurie
  • Rinne, Shoko, dan Kana menjadi pilihan romansa
  • Yurie bukan karakter romanceable karena lebih menyukai tokoh fiktif Kyoya Tobari
  • cerita memakai budaya otaku dan meme era 2010-an
  • keputusan pemain mengubah hubungan serta ending
  • sekitar 6+α ending sedang direncanakan
  • estimasi durasi permainan sekitar delapan jam
  • Jepang, Inggris, Mandarin Sederhana, Mandarin Tradisional, Korea, dan Portugis Brasil akan didukung
  • Bahasa Indonesia dan sulih suara belum dikonfirmasi
  • harga dan tanggal rilis pasti belum diumumkan
  • informasi produk tersedia melalui halaman resmi Girlfailure Art Club di Steam
  • informasi pengembangan dapat dipantau melalui situs resmi ARTODRIA

Penutup

Girlfailure Art Club membawa romansa sekolah melalui karakter yang tidak selalu pandai bersosialisasi atau tampil ideal. Klub seni menjadi ruang bagi Mamoru untuk mengenal tiga jalur cinta sekaligus menghadapi kebiasaan empat siswi otaku yang sama-sama sulit ditebak.

Game ini ditargetkan rilis pada 2027 untuk PC melalui Steam. Harga, tanggal pasti, konfirmasi sulih suara, dan rincian tambahan mengenai setiap ending masih menunggu pengumuman berikutnya.

Reaksi artikel

Baca Juga